JAKARTA: PT Lippo Karawaci Tbk akan membuat standar pengelolaan pusat belanja bagi lebih dari 20 mal yang dimilikinya dengan mengikuti pola yang diterapkan pengelola pusat belanja terbesar dunia Westfield.
Menurut Andreas Kartawinata, Direktur PT Lippo Karawaci Tbk, dengan menggunakan satu standar internasional ala Wesfiled, akan memperkuat citra seluruh mal yang dimiliki Lippo.
“Dengan ada standar, begitu orang masuk ke dalam mal langsung mengetahui mal itu di bawah kepemilikan dan pengelolaan Lippo, baik untuk mal yang banyak menjual produk mahal maupun murah,” kata Andreas kepada Bisnis, kemarin.
Westfield asal Australia menjadi pemilik dan pengelola 118 pusat perbelanjaan yang tersebar di Australia, Selandia Baru, Inggris, dan AS, dengan nilai properti US$ 63 miliar.
Westfiled yang berpengalaman di bidangnya selama 40 tahun menampung 23.000 peritel dengan menyediakan lahan belanja lebih dari 10 juta m2.
Menurut Andreas, empat hal utama yang akan diikuti Lippo atas pengelolaan Westfield, yaitu penampilan pusat perbelanjaan, nama mal, servis pada konsumen, dan cara berpromosi.
Standar tersebut tidak berbeda antara mal yang membidik kelas atas, menengah, dan bawah. Karena Lippo ingin menancapkan citra bahwa seluruh malnya dikelola dengan baik.
Sementara itu untuk merek mal, Lippo tetap mempertahankan nama pusat belanja yang telah ada. Namun, seluruh mal akan ditambah dengan tagline yang memperjelas mal tersebut pemilik dan pengelolanya adalah Lippo.
Semua nama mal akan ditambahkan dengan tagline yang sama, seperti Your Lippo Mall, It’s Our Lippo Mall, atau Proudly Managed by Lippo. “Jadi, mal Lippo menyamakan semua identitas, dan prosedur operasi standar,” jelas Andreas.
Lippo terus menambah pusat perbelanjaan dengan membangun sendiri atau membeli dari pengembang lain.
Mal yang dimiliki dan dikelola Lippo antara lain Bandung Indah Plaza, Cibubur Junction, Mega Mal Pluit, The Plaza Semanggi, Ekalokasari Plaza, Gajah Mada Plaza, WTC Matahari, Malang Town Square, City of Tomorrow, Mal GTC, dan Depok Town Square.
Oleh Linda T. Silitonga
Bisnis Indonesia




July 12th, 2008
mesin kasir 
Posted in Uncategorized
Tags: 
kami menulis buku “Spiritual Quantum Smile”
kami membentuk komunitas tersenyum diyogya
kami penggerak masyarakat tersenyum
kapan kami memaksimalkan potensi senyum ditempat Bpk/ibu
Fungsi senyum di Perusahaan :
1. Menciptakan Suasana Harmoni
2. Menciptakan Suasana Penuh dengan cinta
3. Menciptakan ide-ide kreatif
4. Menciptakan Semua karyawan untuk Bekerja dengan hati
5. Menciptakan budaya senyum, salam, sapa, silaturahmi dan sedekah
6. Memunculkan wangi bunga diri setiap karyawan
7. Menjadikan karyawan Pribadi yang sehat
8. Menjadikan karyawan Pribadi yang penuh harapan
perum mutiara asri No B-3
Banguntapan Yogyakarta
(0274) 6932552 /0818260304