Mesin Kasir | Barcode | Ritel

USD (Kurs Dollar Amerika) Tembus 10000 @ mesin kasir

Oktober 10, 2008 · 23 Komentar

Benar benar jadi kenyataan beberapa prediksi dari para pengamat selama ini yang memperkirakan kurs rupiah bisa tembus ke level psikologis 10.000.-/ 1 USD nya. Ketika pagi saya lihat kurs T/T di Klikbca.com kurs beli masih berkisar antara 9700-9800/ 1usd nya. Namun setelah siang hari bisa tembus 10.300/ 1USD (T/T) di klikbca.com sungguh mencengangkan. Saya cuma bisa bayangkan ketidak pastian kurs yang selalu berfluktuasi dengan spread yang lebar ini sangat tidak menguntungkan bagi para pebisnis apalagi yang terkait langsung dengan mata uang USD.  Kita masih belum tahu pasti sebab pemicunya. Apakah karena batalnya Bursa efek Indonesia buka hari jum’at ini (masih di lanjutkan suspend) atau karena sentimen pasar keuangan dunia yang tidak menentu karena imbas krisis keuangan Amerika dimana Index Nikkei (Jepang) paling signifikan turun sejak 1987, diikuti turunnya bursa utama dunia lainnya seperti Hongkong, Singapore, Mumbai, Frankfurt dan London. Mungkin juga karena kepanikan pelaku pasar meespon kondisi yang ada atau bemainnya spekulan dalam kondisi yang tidak menentu ini.

Beberapa pemicu mungkin saya para pelaku usaha yang memiliki Hutang dalam USD juga menyimpan dan merubah Rupiahnya kedalam USD agar tidak semakin rugi karena mungkin saja recovery ekonomi yang krisis ini masih butuh waktu lama sedangkan biasanya Hutang akan jatuh tempo akhir tahun 2008.

Apakah Bank Indonesia akan turut membantu dengan mengintervensi pasar? kita lihat saja dalam pembukaan Senin depan serta perkembangannya minggu depan semoga akan lebih baik

(Penulis: Benny K Tim Mesin KAsir Online)

Pasar tidak perlu panik dengan melemahnya rupiah terhadap dollar karena diyakini kondisi akan membaik. “Tidak perlu panik. ”Belum sampai Rp 10.000. Disini masih running Rp 9.865. Kita masih bertahan,” kata analis dari Sinarmas Sekuritas, Alfiansyah, kepadaKompas.Com di Jakarta, Jumat (10/10).

Analis valuta asing dari NISP, Suryanto Chang, yang dihubungi secara terpisah mengatakan, kondisi rupiah yang semakin melemah terhadap dollar karena terpengaruh likuiditas dollar AS yang sedang berhitung. “Masih di posisi Rp 9.800-Rp 9.900 saat ini,” kata Chang. Selain itu, menurut analis dari BNI Maxxi Liesyaputra, rupiah melemah karena permintaan dollar yang tinggi akibat bailout disetujui.

Pelemahan rupiah sudah terjadi sejak beberapa hari yang lalu. Bahkan, pukul 14.52 tadi sempat di posisi hingga Rp 10.650.” Sekarang rupiah kembali menguat di posisi Rp 9.800,” katanya.

Melemahnya rupiah ini karena kondisi pasar global yang semakin tidak kondusif. “Meski begitu, pasar jangan sampai panik. Kita butuh sesuatu yang menenangkan agar kondisi lebih baik,” tuturnya.

BI Intervensi

Bank Indonesia dikabarkan telah mengeluarkan 300 juta-400 juta dollar AS di pasar valuta asing hingga pukul 11.00 tadi untuk menjaga rupiah tidak terperosok terlalu dalam.

“BI kelihatannya siap untuk mengeluarkan hingga 700 juta dollar AS untuk melawan panic selling terhadap rupiah yang terimbas oleh kondisi pasar saham lokal,” tutur para dealer,seperti dikutip Dow Jones.

Bursa Efek Indonesia membatalkan rencana untuk membuka suspensi perdagangan pasar di lantai bursa hari ini terkait pasar saham global yang tidak kondusif.

Para dealer menyebutkan, bila pasar kembali dibuka pekan depan, akan dibayangi aksi jual yang masif oleh para investor mengikuti terpuruknya pasar saham golbal.

Di pasar juga disebutkan rupiah akan dites untuk menembus Rp 10.000 per dollar AS. Sampai saat ini rupiah sudah berada di posisi Rp 9.860 per dollar AS.

Menurut dealer, pada pasar mata uang berjangka satu minggu (non-deliverable forward) di luar negeri, rupiah sudah diperdagangkan pada Rp 10.250 per dollar AS. Hal ini mengindikasikan rupiah mempunyai risiko menembus Rp 10.000 per dollar AS hari ini.

Kategori: keuangan · krisis ekonomi
Tagged: , , , , , , , , , ,

23 tanggapan so far ↓

  • Zaycom // Oktober 10, 2008 pada 11:02 pm

    kalo kurs dollar semakin menguat, kira2 uang gue semakin menyusut dong… gimane ye kl aq beli emas aje x..

  • Ronda Pos // Oktober 11, 2008 pada 9:20 am

    jual-jual…. mumpung lagi tinggi..
    sebentar lagi juga turun…

  • WASKITO // Oktober 11, 2008 pada 11:57 am

    emang gw pikirin

  • asuna17 // Oktober 11, 2008 pada 12:23 pm

    Promosikan artikel anda di http://www.infogue.com. Telah tersedia widget shareGue dan pilihan widget lainnya serta nikmati fitur info cinema, game online & kamus untuk para netter Indonesia. Salam!
    http://ekonomi-internasional.infogue.com/usd_kurs_dollar_amerika_tembus_10000

  • Jaisy01 // Oktober 12, 2008 pada 12:44 am

    Wah, yang diuntungkan para pebisnis Internet. Waduh, cepet2 saya cairkan aja uang di Paypal saya. Kalau $600 bisa jadi lebih 6 juta dong :D

  • yeyen // Oktober 12, 2008 pada 4:58 am

    wah .. berita bagus nih , buat yang punya banyak dollar …

  • miko // Oktober 12, 2008 pada 9:42 am

    Klik disini aja .

  • Komaruddin // Oktober 12, 2008 pada 10:09 am

    wah akun paypal-ku sudah habis

    sayang banget yah…

  • proobama // Oktober 12, 2008 pada 12:01 pm

    yang enak eksportir, panen dollar dan yang punya deposito serta investasi dalam dollar pada profit taking, enak juga yang main adsense tentunya

  • Indah // Oktober 12, 2008 pada 6:25 pm

    omg!! bisa gagal nih rencana beli leptop.. adowh..

    @Zaycom, menyimpan dalam bentuk emas memang lebih aman, bangkrutnya ga keliatan hehe

  • Johan // Oktober 12, 2008 pada 8:05 pm

    Para publisher google adsense dan pemilik acount paypal yg sudah berisi kayaknya lagi kipas2 tuh, sambil selonjorkan kaki. Panen nih.

  • mesinkasir // Oktober 12, 2008 pada 8:23 pm

    Esok, Indeks BEI dan Rupiah Diperkirakan Naik
    Peluang IHSG di BEI dan nilai tukar rupiah untuk `rebound` atau naik kembali awal pekan Senin (13/10) cukup terbuka mengingat cukup positifnya perkembangan di dalam negeri dan luar negeri, demikian pengamat ekonomi Ryan Kiryanto di Jakarta, Minggu.

    Beberapa peristiwa itu antara lain kesepakatan negara-negara G7 untuk menyelesaikan bersama persoalan krisis keuangan global dengan menggandeng anggota G20 untuk berkoordinasi menyelesaikan masalah bersama.

    Selain itu, secara fundamental harga saham di BEI sudah terbilang rendah sehingga esok adalah momentum untuk membeli (buy on weakness).

    Ryan menjelaskan, operasi perusahaan terbuka (emiten) di Indonesia masih berjalan normal sehingga prospek sahamnya masih bagus.

    “Buy back saham BUMN oleh 11 BUMN besok pagi bakal mendongkrak indeks untuk naik lagi,” katanya.

    Nilai tukar rupiah juga diperkirakan menguat kembali karena permintaan dolar AS sudah semakin berkurang serta suku bunga rupiah yang jauh lebih tinggi dibanding suku bunga di negara-negara lain, khususnya Fed rate yang hanya 1,5 persen.

    “Yang penting pelaku pasar harus lebih mengedepankan rasionalitas ketimbang kepanikan yang justru merugikan diri sendiri,” tutur Ryan.

    Sementara itu, pengamat ekonomi Mirza Adityaswara berpendapat penurunan pasar saham di Indonesia jangan dikhawatirkan karena hanya sebagian kecil masyarakat yang berinvestasi di saham.

    Mengenai rencana dibukanya kembali BEI Senin besok, Mirza mengatakan indeks saham saat ini tidak bisa dipastikan sehingga bisa saja kembali turun karena indeks di bursa luar negeri juga terus melemah.

    “Jadi mungkin saja indeks BEI turun. Tapi tidak apa karena kepemilikan saham di masyarakat Indonesia kecil, tidak seperti di Amerika,” katanya.

    Mengenai rupiah, Mirza menilai dengan suku bunga Fed hanya 1,5 persen seharusnya nilai tukar dolar AS di dunia melemah (Antara News)

  • iwanmalik // Oktober 12, 2008 pada 10:55 pm

    Semoga Indonesia tidak terpuruk akibat krisis Global.
    http://iwanmalik.wordpress.com
    Info wirausaha dan Pendidikan

  • justino ximenes // Oktober 14, 2008 pada 5:23 pm

    apakah dengan turunnya nilai mata uang dolar amerika dapat berpengaruh pada negarah indonesia ataukah akan semakin memburuk jika nilai dolar turung dan rupiah melonjak sampai 10.300, bukankah sebelumnya sudah pernah terjadi krisis monyter yang sanggat dasiat di amerika namun tidak berpengaruh sama sekali dengan negarah republik indonesia ? semuanya dalam bentuk pertanyaan yang harus di jawab oleh kita semua,kemanakah kita akan membawa negarah ini.

  • Charis // Oktober 19, 2008 pada 3:43 pm

    Waduh ga jadi beli DVD Rw nih gara2 dollar naek

  • Memey // Oktober 19, 2008 pada 8:13 pm

    Gw sempet sakit hati saham gw jd menurun tp gw bakal bales dendam ama dollar…jd skr saatnya gw jual dolar bwt ngegantiin saham gw yg anjlok…siiip…

  • Brasto // Nopember 4, 2008 pada 7:36 am

    Mungkin kalau Indonesia mau menggunakan mata uang emas, nilai mata uang Indonesia tidak akan terguncang gara-gara krisis ini :)

  • ryuk // Nopember 21, 2008 pada 5:43 am

    bagaimana dampak krisis amerika pada perekonomian australia, apakah nilai tukar rupiah indonesia terhadap dollar australia akan tetap stabil?

  • joni // Desember 11, 2008 pada 6:42 am

    bodoh amat mo naik mo gak sama aja tuh……….

  • joni // Desember 11, 2008 pada 6:43 am

    tetap aja miskin………………

  • tanggorajo // Januari 5, 2009 pada 5:53 pm

    bisa ga ya 1 dollar dilevel 1000 rupiah ???

  • ph // April 21, 2009 pada 9:36 pm

    jangan turun deh dollar

  • Raja Dollar // Mei 12, 2009 pada 3:08 pm

    Beli Dollar anda dengan harga tinggi
    ( Kurs Jual + Rp. 1000,- )
    Hub. segera 149149n7@gmail.com

Tinggalkan sebuah Komentar