Benar benar jadi kenyataan beberapa prediksi dari para pengamat selama ini yang memperkirakan kurs rupiah bisa tembus ke level psikologis 10.000.-/ 1 USD nya. Ketika pagi saya lihat kurs T/T di Klikbca.com kurs beli masih berkisar antara 9700-9800/ 1usd nya. Namun setelah siang hari bisa tembus 10.300/ 1USD (T/T) di klikbca.com sungguh mencengangkan. Saya cuma bisa bayangkan ketidak pastian kurs yang selalu berfluktuasi dengan spread yang lebar ini sangat tidak menguntungkan bagi para pebisnis apalagi yang terkait langsung dengan mata uang USD. Kita masih belum tahu pasti sebab pemicunya. Apakah karena batalnya Bursa efek Indonesia buka hari jum’at ini (masih di lanjutkan suspend) atau karena sentimen pasar keuangan dunia yang tidak menentu karena imbas krisis keuangan Amerika dimana Index Nikkei (Jepang) paling signifikan turun sejak 1987, diikuti turunnya bursa utama dunia lainnya seperti Hongkong, Singapore, Mumbai, Frankfurt dan London. Mungkin juga karena kepanikan pelaku pasar meespon kondisi yang ada atau bemainnya spekulan dalam kondisi yang tidak menentu ini.
Beberapa pemicu mungkin saya para pelaku usaha yang memiliki Hutang dalam USD juga menyimpan dan merubah Rupiahnya kedalam USD agar tidak semakin rugi karena mungkin saja recovery ekonomi yang krisis ini masih butuh waktu lama sedangkan biasanya Hutang akan jatuh tempo akhir tahun 2008.
Apakah Bank Indonesia akan turut membantu dengan mengintervensi pasar? kita lihat saja dalam pembukaan Senin depan serta perkembangannya minggu depan semoga akan lebih baik
(Penulis: Benny K Tim Mesin KAsir Online)
Pasar tidak perlu panik dengan melemahnya rupiah terhadap dollar karena diyakini kondisi akan membaik. “Tidak perlu panik. ”Belum sampai Rp 10.000. Disini masih running Rp 9.865. Kita masih bertahan,” kata analis dari Sinarmas Sekuritas, Alfiansyah, kepadaKompas.Com di Jakarta, Jumat (10/10).
Analis valuta asing dari NISP, Suryanto Chang, yang dihubungi secara terpisah mengatakan, kondisi rupiah yang semakin melemah terhadap dollar karena terpengaruh likuiditas dollar AS yang sedang berhitung. “Masih di posisi Rp 9.800-Rp 9.900 saat ini,” kata Chang. Selain itu, menurut analis dari BNI Maxxi Liesyaputra, rupiah melemah karena permintaan dollar yang tinggi akibat bailout disetujui.
Pelemahan rupiah sudah terjadi sejak beberapa hari yang lalu. Bahkan, pukul 14.52 tadi sempat di posisi hingga Rp 10.650.” Sekarang rupiah kembali menguat di posisi Rp 9.800,” katanya.
Melemahnya rupiah ini karena kondisi pasar global yang semakin tidak kondusif. “Meski begitu, pasar jangan sampai panik. Kita butuh sesuatu yang menenangkan agar kondisi lebih baik,” tuturnya.
BI Intervensi
Bank Indonesia dikabarkan telah mengeluarkan 300 juta-400 juta dollar AS di pasar valuta asing hingga pukul 11.00 tadi untuk menjaga rupiah tidak terperosok terlalu dalam.
“BI kelihatannya siap untuk mengeluarkan hingga 700 juta dollar AS untuk melawan panic selling terhadap rupiah yang terimbas oleh kondisi pasar saham lokal,” tutur para dealer,seperti dikutip Dow Jones.
Bursa Efek Indonesia membatalkan rencana untuk membuka suspensi perdagangan pasar di lantai bursa hari ini terkait pasar saham global yang tidak kondusif.
Para dealer menyebutkan, bila pasar kembali dibuka pekan depan, akan dibayangi aksi jual yang masif oleh para investor mengikuti terpuruknya pasar saham golbal.
Di pasar juga disebutkan rupiah akan dites untuk menembus Rp 10.000 per dollar AS. Sampai saat ini rupiah sudah berada di posisi Rp 9.860 per dollar AS.
Menurut dealer, pada pasar mata uang berjangka satu minggu (non-deliverable forward) di luar negeri, rupiah sudah diperdagangkan pada Rp 10.250 per dollar AS. Hal ini mengindikasikan rupiah mempunyai risiko menembus Rp 10.000 per dollar AS hari ini.








29 tanggapan kepada “USD (Kurs Dollar Amerika) Tembus 10000 @ mesin kasir”
Zaycom
Oktober 10th, 2008 pukul 23:02
kalo kurs dollar semakin menguat, kira2 uang gue semakin menyusut dong… gimane ye kl aq beli emas aje x..
Ronda Pos
Oktober 11th, 2008 pukul 09:20
jual-jual…. mumpung lagi tinggi..
sebentar lagi juga turun…
WASKITO
Oktober 11th, 2008 pukul 11:57
emang gw pikirin
asuna17
Oktober 11th, 2008 pukul 12:23
Promosikan artikel anda di http://www.infogue.com. Telah tersedia widget shareGue dan pilihan widget lainnya serta nikmati fitur info cinema, game online & kamus untuk para netter Indonesia. Salam!
http://ekonomi-internasional.infogue.com/usd_kurs_dollar_amerika_tembus_10000
Jaisy01
Oktober 12th, 2008 pukul 00:44
Wah, yang diuntungkan para pebisnis Internet. Waduh, cepet2 saya cairkan aja uang di Paypal saya. Kalau $600 bisa jadi lebih 6 juta dong
yeyen
Oktober 12th, 2008 pukul 04:58
wah .. berita bagus nih , buat yang punya banyak dollar …
miko
Oktober 12th, 2008 pukul 09:42
Klik disini aja .
Komaruddin
Oktober 12th, 2008 pukul 10:09
wah akun paypal-ku sudah habis
sayang banget yah…
proobama
Oktober 12th, 2008 pukul 12:01
yang enak eksportir, panen dollar dan yang punya deposito serta investasi dalam dollar pada profit taking, enak juga yang main adsense tentunya
Indah
Oktober 12th, 2008 pukul 18:25
omg!! bisa gagal nih rencana beli leptop.. adowh..
@Zaycom, menyimpan dalam bentuk emas memang lebih aman, bangkrutnya ga keliatan hehe
Johan
Oktober 12th, 2008 pukul 20:05
Para publisher google adsense dan pemilik acount paypal yg sudah berisi kayaknya lagi kipas2 tuh, sambil selonjorkan kaki. Panen nih.
mesinkasir
Oktober 12th, 2008 pukul 20:23
Esok, Indeks BEI dan Rupiah Diperkirakan Naik
Peluang IHSG di BEI dan nilai tukar rupiah untuk `rebound` atau naik kembali awal pekan Senin (13/10) cukup terbuka mengingat cukup positifnya perkembangan di dalam negeri dan luar negeri, demikian pengamat ekonomi Ryan Kiryanto di Jakarta, Minggu.
Beberapa peristiwa itu antara lain kesepakatan negara-negara G7 untuk menyelesaikan bersama persoalan krisis keuangan global dengan menggandeng anggota G20 untuk berkoordinasi menyelesaikan masalah bersama.
Selain itu, secara fundamental harga saham di BEI sudah terbilang rendah sehingga esok adalah momentum untuk membeli (buy on weakness).
Ryan menjelaskan, operasi perusahaan terbuka (emiten) di Indonesia masih berjalan normal sehingga prospek sahamnya masih bagus.
“Buy back saham BUMN oleh 11 BUMN besok pagi bakal mendongkrak indeks untuk naik lagi,” katanya.
Nilai tukar rupiah juga diperkirakan menguat kembali karena permintaan dolar AS sudah semakin berkurang serta suku bunga rupiah yang jauh lebih tinggi dibanding suku bunga di negara-negara lain, khususnya Fed rate yang hanya 1,5 persen.
“Yang penting pelaku pasar harus lebih mengedepankan rasionalitas ketimbang kepanikan yang justru merugikan diri sendiri,” tutur Ryan.
Sementara itu, pengamat ekonomi Mirza Adityaswara berpendapat penurunan pasar saham di Indonesia jangan dikhawatirkan karena hanya sebagian kecil masyarakat yang berinvestasi di saham.
Mengenai rencana dibukanya kembali BEI Senin besok, Mirza mengatakan indeks saham saat ini tidak bisa dipastikan sehingga bisa saja kembali turun karena indeks di bursa luar negeri juga terus melemah.
“Jadi mungkin saja indeks BEI turun. Tapi tidak apa karena kepemilikan saham di masyarakat Indonesia kecil, tidak seperti di Amerika,” katanya.
Mengenai rupiah, Mirza menilai dengan suku bunga Fed hanya 1,5 persen seharusnya nilai tukar dolar AS di dunia melemah (Antara News)
iwanmalik
Oktober 12th, 2008 pukul 22:55
Semoga Indonesia tidak terpuruk akibat krisis Global.
http://iwanmalik.wordpress.com
Info wirausaha dan Pendidikan
justino ximenes
Oktober 14th, 2008 pukul 17:23
apakah dengan turunnya nilai mata uang dolar amerika dapat berpengaruh pada negarah indonesia ataukah akan semakin memburuk jika nilai dolar turung dan rupiah melonjak sampai 10.300, bukankah sebelumnya sudah pernah terjadi krisis monyter yang sanggat dasiat di amerika namun tidak berpengaruh sama sekali dengan negarah republik indonesia ? semuanya dalam bentuk pertanyaan yang harus di jawab oleh kita semua,kemanakah kita akan membawa negarah ini.
Charis
Oktober 19th, 2008 pukul 15:43
Waduh ga jadi beli DVD Rw nih gara2 dollar naek
Memey
Oktober 19th, 2008 pukul 20:13
Gw sempet sakit hati saham gw jd menurun tp gw bakal bales dendam ama dollar…jd skr saatnya gw jual dolar bwt ngegantiin saham gw yg anjlok…siiip…
Brasto
November 4th, 2008 pukul 07:36
Mungkin kalau Indonesia mau menggunakan mata uang emas, nilai mata uang Indonesia tidak akan terguncang gara-gara krisis ini
ryuk
November 21st, 2008 pukul 05:43
bagaimana dampak krisis amerika pada perekonomian australia, apakah nilai tukar rupiah indonesia terhadap dollar australia akan tetap stabil?
joni
Desember 11th, 2008 pukul 06:42
bodoh amat mo naik mo gak sama aja tuh……….
joni
Desember 11th, 2008 pukul 06:43
tetap aja miskin………………
tanggorajo
Januari 5th, 2009 pukul 17:53
bisa ga ya 1 dollar dilevel 1000 rupiah ???
ph
April 21st, 2009 pukul 21:36
jangan turun deh dollar
Raja Dollar
Mei 12th, 2009 pukul 15:08
Beli Dollar anda dengan harga tinggi
( Kurs Jual + Rp. 1000,- )
Hub. segera 149149n7@gmail.com
yosua
Agustus 23rd, 2009 pukul 12:06
tolong dong sediakan saya prbandingan nilai uang rupiah terhadapdollar
anto
Agustus 25th, 2009 pukul 09:24
mo beli laptop pikir2 dulu dah..brengsek…
purboyo
Agustus 25th, 2009 pukul 09:29
sampe tanggal 30 agustus 2009 kurs dolar amerika Rp 10.020,20 perdolar USD…tunggu rupiah 9.500 baru beli laptop,duitnya kurang..
faris vio
Februari 7th, 2010 pukul 08:14
wahh udah lama nii.. tapi masih nyangkol di search google di halaman depan.. seppp
jabon
Agustus 21st, 2010 pukul 12:05
sekarang emang jamannya serba otomatis, tokopun juga swalayan, mesin kasir jadi larismanis deh….
jabon
Agustus 21st, 2010 pukul 12:06
mungkinj nantinya harga mesin kasir tuh akan makinmurah ya, atau bisa jadimakin mahal juga….