Krisis Keuangan Dunia Tidak Pengaruhi Ritel @ mesin kasir
Krisis keuangan dunia dianggap tidak akan berpengaruh signifikan pada sektor usaha ritel. Ekspansi dan investasi baru tetap akan gencar dilakukan pelaku usaha ritel hingga enam bulan ke depan. Demikian ABRAHAN IBNU Ketua Asosiasi Pengusaa Ritel Indonesia (Aprindo) Jatim.
Kata ABRAHAN, di Jatim misalnya tiga pemain ritel asing tetap akan ekspansi di segmen hypermarket. Dipastikan paling lambat Desember mereka sudah operasional.
Rabu (08/10), ABRAHAM merinci optimisme pelaku usaha ritel juga tergambar dalam survei Bank Indonesia. Bahwa tiga hingga enam bulan ke depan ritel diyakini masih akan baik dengan prospek cerah. Berikut penuturan ABRAHAM lebih lanjut,
.
ABRAHAM menjelaskan diantara yang membuat ritel paling tahan di saat krisis karena pembeli ritel yang rata-rata membayar tunai.
Sehingga tidak mempengaruhi cash flow pelaku usaha. Selain itu, dibandingkan industri, portofolio investasi di sektor usaha perdagangan seperti ritel relatif tanpa masalah.
