Bisnis ritel berkembang begitu cepat! Adalah fakta yang tidak terelakan, seiring dengan tuntutan bisnis dan kebutuhan perkembangan gaya hidup masyarakat. Saat ini telah lahir beragam jenis bisnis ritel, seperti penjualan toko, minimarket, supermarket sampai ke Hipermarket yang menempati hampir setiap sudut kota. Jelas hal ini melahirkan tingkat persaingan yang begitu ketat bahkan sampai pada tahap lahirnya entitas bisnis ritel baru mematikan pasar bisnis ritel lainnya. Bahkan sebagaimana diungkap Soegianto Wibawa, Direktur pengembangan ritel PT. Hero Supermarket sebagaimana yang dikutif majalah SWA ”siapa yang paling cepat, siapa yang paling besar, dialah yanga akan dapat paling banyak” untuk menggambarkan kerasnya persaingan ritel di Indonesia. Memasuki tahun 2007, para pemain bisnis ritel modern berebut momentum untuk menguasai bisnis bernilai 50 triliun.
Lalu bagaimana caranya bisnis ritel itu mampu bertahan dan sukses?. Dauglas J. Tigert & Lawarnce J. Ring dalam bukunya Strategic Planing & Management in Retailing (1994), mengemukakan ada 5 hal yang harus betul-betul diperhatikan agar bisnis ritel sukses, yang kemudian dikenal sebagai konsep Retail mix (bauran ritel) yaitu (1) Place atau lokasi. Lokasi memiliki peran yang sangat penting. Bahkan dalam bisnis ritel dikenal adagium yang menyatakan bahwa tiga kunci sukses bisnis ritel, yaitu pertama lokasi, kedua lokasi dan ketiga lokasi. (2) Product atau barang yang dijual. Terdapat tiga hal dalam dimensi product ini, yaitu; intensitas produk, model atau gaya dan keragaman produk. (3) Value atau nilai barang yang dijual yang meliputi kualitas barang, harga dan nilai terkait dengan persepsi konsumen seperti brand value. (4) People atau petugas yang berhubungan dengan kemampuan dalam memberikan service kepada konsumen. (5) Communication atau komunikasi dengan konsumen seperti promosi dan public relation.
Pertanyaan lebih lanjut, bagaimana kita mampu menyiapkan retail mix di atas dengan baik? Atau kalau bisnisnya sudah berjalan, bagaimana kita me-mentain agar bisnis ritelnya dapat berjalan baik dan terus berkembang?. Dewasa ini konsep pemasaran bisnis -termasuk bisnis ritel- didasarkan atas ekspektasi konsumen (consumer expectation) artinya semua pendekatan bisnis dilakukan untuk memenuhi harapan konsumen. Dengan kata lain retail mix; Place, Product, Value People dan Communication haruslah didasarkan dengan harapan atau ekspektasi konsumen. Bagaimana ritel mampu memberi solusi kepda konsumen. Lebih lanjut dikemukakan untuk mendapatkan informasi tentang berbagai ekspektasi konsumen diperlukan riset pasar (market research).
Artikel Menarik Lainnya:
Tags:
arti pasar dalam reviu,
artikel riset pemasaran usaha ritel,
bisnis retail,
hero supermarket,
jenis bisnis ritel,
kasir,
makalah riset pemasaran usaha ritel,
mesin kasir,
mini market,
minimarket,
pasar,
peran riset,
retail,
riset pemasaran retail,
riset pemasaran ritail,
riset pemasaran ritel,
riset pemasaran tentag mini market,
riset pemasaran usaha ritel,
ritel,
search,
start,
sukses bisnis,
supermarket,
swalayan,
waralaba
tengkyu nih infonya.. lagi nulis mengenai persediaan di bisnis retail. perlu info mengenai bauran ritel. wass
Tolong Kabari saya tentang perkembangan bisnis Retail sekarang dan mendatang, serta perkembangan bisnis Retai kedepannya