Persaingan di Bisnis Ritel Mulai Memakan Korban Pemain Besar@mesinkasir

Persaingan bisnis ritel yang marak di beberapa tempat di sekitar Jakarta dan sekitarnya seperti Tangerang Bekasi dan sekitarnya mulai memakan korban. Tidak saja pemain kecil yang terkena bahkan pemain besar sekelas Hero pun mulai mengalami kesulitan.

Pagi ini saya mendengar kabar dari pelanggan Hero Cinere Mal bahwa Hero supermarket tiba-tiba berganti nama menjadi Giant. Hal ini tidak dibarengi dengan perubahan apapun di dalamnya. Saya sendiri tidak tahu apa yang terjadi. Di negara Malaysia memang nama Giant tidak hanya dipakai untuk nama hypermarket melainkan juga untuk format supermarket. Apakah strategi itu yang akan dipakai?

Kedua, hari ini saya melihat Giant Hypermarket Serpong Town Square yang berlokasi di pinggir jalan tol Jakarta Merak telah menghentikan operasinya dan memasang spanduk sedang direnovasi. Anehnya toko ini baru beroperasi satu tahunan jadi apanya yang direnovasi.

Belum lagi beberapa bisnis ritel tradisional maupun moderen skala kecil menengah di daerah di mana bisnis ritel raksasa tersebut hadir. Semua mengalami penurunan penjualan yang berakibat kerugian dan penutupan outlet.

Beberapa asosiasi telah bicara pada pemerintah untuk mengatur perkembangan bisnis ritel moderen. Sampai saat ini belum ada tanda-tanda yang jelas hasilnya. Pemerintah sebagai fasilitator bagi perekonomian patut kita pertanyakan kesungguhannya.

Artikel Menarik Lainnya:

Break Even Point di Franchise Bisa Dipercepat @ mesinkasir
Bukan Cuma Teori Tentang Waralaba
Pemerintah Siap Naikkan Besaran PTKP @Mesin Kasir
Penjualan Produk Konsumen Mulai Bergairah Kembali

Leave a Comment