JARINGAN BISNIS RETAIL (Retail Networking)

Perkembangan jaman dan teknologi telah memberikan cukup banyak keuntungan bagi dunia bisnis. Penggunaan e-commerce bagi dunia bisnis telah memberikan cara baru untuk menjalankan bisnis. Dengan melakukan kegiatan bisnis secara online, perusahaan-perusahaan dapat menjangkau pelanggan di seluruh dunia. Oleh karena itu dengan memperluas bisnis mereka, sama saja dengan meningkatkan keuntungan.
Keuntungan lainnya bahwa e-commerce menawarkan pengurangan sejumlah biaya tambahan. Sebuah perusahaan yang melakukan bisnis di internet akan mengurangi biaya tambahan karena biaya tersebut tidak digunakan untuk gedung dan pelayanan pelanggan (customer service), jika dibandingkan dengan jenis bisnis tradisional. Hal ini membantu perusahaan dalam meningkatkan keuntungannya. Salah satu jenis bisnis yang mengambil keuntungan dari e-commerce adalah perbankan.
Kebutuhan akan kecepatan dan ketepatan informasi dalam dunia bisnis sudah merambah ke bisnis retail, yakni bisnis penjualan yang langsung berhubungan dengan konsumen sebagai pengguna produk. Begitu besar peluang pada bisnis ini sehingga banyak dilirik oleh pelaku-pelaku bisnis, mulai dari yang bermodal menengah ke bawah sampai pelaku bisnis dengan modal yang sangat besar (konglomerat). Banyak usaha-usaha kecil dan menegah yang menerapkan bisnis retail pada usahanya.
Bisnis retail diterapkan pada berbagai macam jenis produk konsumsi. Dari mulai makanan seperti burger (contohnya seperti Edam Burger) sampai dengan voucher pulsa handphone (contohnya seperti M-tronik). Semua bisnis-bisnis itu berkembang seiring dengan berkembangya jangkauan jaringan bisnis yang ada. Jaringan bisnis yang mungkin terjadi tentunya tidak mengenal jarak. Bukan hanya antar wilayah atau kota, bahkan bisa melampaui pulau dan bahkan negara. Artinya jarak yang ada tidak akan menghalangi berjanlannya bisnis tersebut.
Banyak inovasi dan variasi yang dilakukan dalam bisnis ini, salah satunya dengan membuat jaringan bisnis retail. Karena bisnis retail yang sepertinya kecil ini namun diseting untuk saling berhubungan dan ada satu yang dijadikan sebagai pusat pengendali, maka bisnis ini menjadi bisnis kelas besar yang terdistribusi. Ini yang penulis namakan sebagai retail networking.
Penerapan teknologi informasi pada retail networking dapat meningkatkan daya saing. Dengan menghubungkan setiap cabang dalam retail networking ini, minimal ada dua hal penting yang dapat ditinjau. Pertama pada kecepatan dan ketepatan informasi untuk pelayanan kepada konsumen, dan yang kedua pengendalian stock.
Penerapan teknologi tersebut menggunakan metoda pengolahan data terdistribusi. Yakni pengolahan data yang memberi kewenangan kepada setiap cabangnya untuk mengolah data, terutama data lokal dan sebagian lainnya dikirim ke pusat.

Artikel Menarik Lainnya:

Tips Memulai Usaha Kecil @ Mesin Kasir
MENINGKATKAN PENJUALAN TANPA INVESTASI BARU
Segala Akal Dikeluarkan Untuk Dorongan Penjualan @ mesinkasir
Jalan Sukses "Syeh Puji" Mulai Dari Kernet dan Kuli Bangunan

No Comments

  1. Mat kenal aja, kebetulan ngeliat situs anda, thx infonya

  2. eka mitha says:

    ok tuh.slm kenal

Leave a Comment