Sukuk Ritel Terbit Februari 2009
Jakarta – Pemerintah akan menerbitkan sukuk ritel pada akhir Februari 2009 guna memenuhi kebutuhan defisit anggaran 2009 di tengah situasi pasar obligasi negara konvensional yang sulit digapai akibat krisis keuangan global.
“Tujuan penerbitan untuk diversifikasi instrumen pembiayaan dan mengembangkan pasar Sukuk di Indonesia,” ujar Dirjen Pengelolaan Utang Rahmat Waluyanto ketika ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (24/11/2008).
Saat ini, pemerintah tengah melakukan seleksi terhadap agen penjual sukuk ritel yang terbuka untuk bank umum syariah dan konvensional serta perusahaan efek dengan 4 kriteria.
- Memiliki anggota tim yang berpengalaman dalam penjualan produk keuangan syariah
- Memiliki komitmen dalam mengembangkan pasar SBSN
- Memiliki rencana kerja, strategi dan metodologi penjualan
- Memiliki dukungan sistem teknologi informasi yang memadai dalam penjualan sukuk ritel.
Seleksi agen penjual sukuk ritel ini akan dilakukan oleh Departemen Keuangan mulai 25 November 2008 hingga 2 Desember 2008.
Sukuk ritel ini instrumen yang menyasar investor-investor masyarakat individual. Di tengah situasi krisis keuangan global yang masih gonjang-ganjing investor individual menjadi alternatif, karena banyak perusahaan yang terkena imbas krisis ekonomi.(dnl/ir)
