Krisis Ekonomi Tak Pengaruhi Ekspansi Matahari @ mesin kasir

Terpaan krisis ekonomi global tidak mempengaruhi ekspansi Matahari Departemen Store pada tahun 2009.

“Krisis ekonomi saat ini tidak mempengaruhi rencana kami untuk berekspansi pada 2009,” kata Kepala Regional PT Matahari Putra Prima, Tbk. Jawa Timur-Kalimatan Timur, Tjipto Suparmin, di Surabaya, Sabtu (27/12) malam.

Ia mengemukakan, Matahari akan menambah satu gerai baru di Samarinda yang akan dioperasikan pada Desember 2009.

“Gerai baru di Samarinda akan dibangun dengan luas gerai sekitar 6.000 meter persegi,” katanya.

Ia mengakui, resesi global semakin membuat usaha ritelnya tumbuh, dan diperkirakan pada tahun 2009 usahanya itu akan tumbuh sekitar 6-8%.

“Apalagi, pembeli yang biasanya bertransaksi di ‘departement store’ kelas atas mulai beralih ke ritel kelas menengah. Kami sebagai pelaku usaha di ritel kelas menengah sangat diuntungkan kondisi ini,” katanya.

Tjipto merasa bangga dengan realisasi omzet Matahari tahun ini. Menurut dia, omzet tahun ini mencapai Rp1 triliun. Pencapaian itu berhasil melebihi target tahun 2008 senilai Rp950 miliar.

Oleh karena itu, kata dia, pada tahun depan diharapkan dapat tumbuh hingga mencapai 12 persen.

“Sementara itu, pada periode November-Desember 2008 pertumbuhan omzet Matahari masih berkisar antara 12-16 persen,” katanya.

Ia menambahkan, angka tersebut lebih tinggi dari bulan sebelumnya. Hal ini karena pada akhir tahun tersedia penawaran diskon besar yang mampu merangsang daya beli masyarakat.

Pada tahun ini, kata dia, penjualan pakaian pria masih mendominasi perlengkapan lain di Matahari. Dengan kontribusi mencapai 23 persen, pakaian anak-anak dan wanita, masing-masing 18 persen. Sisa 41 persennya berasal dari produk kosmetik dan perlengkapan rumah tangga.

Tjipto menerangkan, pasar domestik tetap bisa menjadi segmentasi pasar andalan. Apalagi sejak adanya pembatasan barang impor garmen, alas kaki, mainan anak, dan barang elektronik.

“Proyeksi semester pertama 2009, pertumbuhan omzet ritel akan melambat dibandingkan dengan semester kedua tahun depan,” katanya.

Selain membuka gerai baru di Samarinda, dia tengah merenovasi gerai Matahari di Tunjungan Plaza. “Dana investasi untuk renovasi ini senilai Rp60 miliar. Kami juga memperluas gerai dari 9.000 meter persegi menjadi 15.000 meter persegi,” katanya. (kpl/erl)

Artikel Menarik Lainnya:

Sunset Policy diperpanjang hingga akhir Februari @ mesin kasir
Ramayana Menantang Penurunan Daya Beli @ Mesin kasir
Strategi Butik Lokal Hadapi Prinsipal Fashion Branded Dunia
Cara Menang Pasar Tradisional dari Ritel Modern

Leave a Comment