Waralaba yang prospektif tahun 2009 @ mesin kasir

Jika tahun depan Anda berencana terjun ke bisnis waralaba, sebaiknya cermati pilihan sektor bisnisnya lebih dahulu. Pasalnya, menurut sumber-sumberKontan, tidak semua bidang usaha masih menguntungkan, mengingat kondisi ekonomi tahun depan.

KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO
Pertumbuhan bisnis waralaba di Bandung semakin berkembang pesat, termasuk waralaba ritel yang berbentuk minimarket, seperti Alfamart di Jalan Laswi, Kota Bandung, beberapa waktu lalu. Bandung menjadi tempat yang diminati untuk bisnis waralaba, terutama yang menjual makanan dan minuman.

Anang Sukandar, Ketua Asosiasi Franchise Indonesia menyarankan agar Anda memilih jenis usaha yang fokusnya memenuhi kebutuhan sehari-hari. Misalnya saja makanan/minuman, pendidikan, sekolah, salon, dan kesehatan. Maklumlah, sampai kini, konsumsi domestik masih menjadi penggerak utama roda ekonomi. “Semua orang pasti membutuhkan hal-hal tersebut,” ujarnya.

Konsultan bisnis Khoerusallim Ikhsan menambahkan sebaiknya Anda juga mempertimbangkan bisnis si pewaralaba. Soalnya, “Sektor tadi memang bagus, tapi itu juga pewaralabanya harus sudah teruji. Carilah yang sistem dan branding-nya bagus,” kata dia.

Sebagai pengusaha baru di bidang waralaba, Khoerusallim bilang, sebaiknya Anda tetap hati-hati kendati sudah menggenggam waralaba yang oke. “Buat yang sudah telanjur berbisnis, the show must go on. Tapi, untuk yang baru memang harus ekstra kerja keras,” tandas Presiden Direktur Enterpreneur College ini. Maka, ia menyarankan agar terwaralaba baru mencari merek pewaralaba yang sudah terbukti oke. “Walau Anda punya modal besar, jangan masuk ke bisnis yang masih coba-coba,” sambungnya.

Kalau Anda adalah seorang pengusaha yang mapan dan ingin membuka usaha baru, Amir menyarankan agar mengambil skema kerja sama bisnis atau lisensi saja. Soalnya, “Kerja sama lisensi atau bisnis ini tidak seketat waralaba,” kata Amir. Dengan begitu, si pembeli lisensi bisa lebih leluasa mengembangkan bisnis mereka. 

Sebaliknya para pengusaha pemula, menurut Amir, sebaiknya mengambil waralaba. “Karena dengan begitu, ia akan mendapat bimbingan dan binaan dari pewaralaba,” ujar Amir. (Hendrika Y/KONTAN)

Artikel Menarik Lainnya:

Komputer Kasir POS (Point of Sale) Paket Lite, Murah Berkualitas
Peluang Usaha Rental Mobil
Ternyata iPhone Milik Anda Dibuat Dengan Perburuhan Illegal
Segenap Cara Cerdik Atur Anggaran Belanja

No Comments

  1. akmal says:

    Saya adalah mahasiswa tingkat II di salah satu PTS. Menurut Bapak jika modal hanya sebesar 30 juta dan berlokasi di Bandung. BagusNya dibidang apa??Tentunya dengan disertakan pertimbangan pertimbangannya,mengingat saya adalah pemula. Mohon balas ke email saya yuPz ……Trim’s

Leave a Comment