2009, Waralaba Menghadapi Seleksi Alam @ mesin kasir
JAKARTA. Pemilik waralaba harus mewaspadai penurunan daya beli masyarakat dan beban nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada tahun 2009.
Hendi Setiono, pemilik waralaba Baba Rafi bilang, mereka sudah mengalami sendiri penurunan daya beli tersebut. “Konsumen mengurangi porsi pembelian mereka,” kata dia. Tapi, meski volume penjualan berkurang, dia tidak mengalami penurunan omzet. Sebab, lantaran terjepit kenaikan bahan baku, Hendi telah menaikkan harga jual kebabnya.

Selain penurunan daya beli secara umum, menurut Amir, terwaralaba asing juga menghadapi beban nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. “Pendapatan mereka kan dalam rupiah,” kata Amir. Padahal, mereka harus membayar semua biaya sesuai perjanjian, dalam dolar, kepada pewaralaba. “Itu bisa menjadi masalah bagi mereka,” sambungnya lagi.
Adapun konsultan bisnis Khoerusallim Ikhsan sepakat dengan Anang. Ia bilang, masa bulan madu waralaba sudah terjadi dalam dua atau tiga tahun belakangan. “Sekarang, hanya waralaba yang solid saja yang akan bertahan, sedangkan yang lain akan ditinggalkan,” ujarnya.
