Lotte Shopping Akuisisi Makro senilai 9 triliun @ mesin kasir

 

Lotte Group dari Korsel melalui anak usahanya, PT Lotte Shopping Indonesia, mengakuisisi 100% saham PT Makro Indonesia senilai US$ 294,6 juta atau sekitar Rp 3,2 triliun. Setelah proses akuisisi rampung, nama Makro akan diganti menjadi Lotte Mart.

    

Lotte Shopping, perusahaan ritel terbesar di Korsel, mengambil alih Makro Indonesia dari  SHV Holdings N.V.  Lotte saat ini mengoperasikan lebih dari 90 gerai di berbagai negara, antara lain Tiongkok, Rusia, Vietnam, dan India.

        

Direktur Utama Lotte Shopping Indonesia Moon Young Pyo mengatakan, pihaknya akan mengivestasikan Rp 9 triliun dalam lima tahun ke depan guna menambah 26 gerai baru. Saat ini Makro Indonesia memiliki 19 gerai.  “Tambahan itu diperlukan untuk menjadikan Lotte Mart sebagai pemain nomor satu pada bisnis ritel di Indonesia,” kata dia di Jakarta, Selasa (20/1).  

 

Gerai Makro terbesar terdapat di Jakarta. Selebihnya gerai tersebar di Sidoarjo, Bandung, Semarang, dan Yogyakarta. Selain itu, gerai berada di Palembang, Makassar, Banjarmasin, Balikpapan, dan Denpasar. “Kami belum menentukan lokasi gerai yang bakal dibangun. Yang pasti, kami nantinya akan memiliki 45 gerai pada 2013,” tandas dia.

      

Grup Lotte mulai merambah bisnis ritel sejak 1979. Kelompok usaha yang dirintis Shin Kyuk Ho pada 1973 ini kini menggeluti usaha hotel, makanan, distribusi, ritel, kimia, dan jasa konstruksi serta merupakan salah satu grup terbesar di negara itu.

       

Total asetnya mencapai 31 miliar euro dan pendapatan bersih sebesar 23 miliar euro pada 2007. Kelompok usaha ini memiliki 45 anak usaha.

    

Menurut dia, konsep bisnis Lotte Mart akan diubah bertahap menjadi hypermarket dari sebelumnya grosir. Selama ini Makro dikenal sebagai salah satu pusat grosir terkemuka di Tanah Air.  

     

Di samping itu, Lotte Mart menerapkan strategi know-how yang telah teruji selama 30 tahun, bukan hanya di Korsel, tapi juga di Tiongkok dan Vietnam. “Tentunya kami akan menyesuaikan strategi tersebut dengan kondisi pasar di Indonesia,” jelas dia.

    

Strategi bisnis know how, tegas Moon, diterapkan lewat hasil sejumlah studi menyangkut keinginan pembeli, harga, dan lokasi. Sistem tersebut segera diterapkan di Indonesia. Dengan demikian, pelanggan bisa memperoleh keuntungan, karena mendapat layanan optimal dan cocok dari segi pilihan produk dan harga.

      

Lotte Mart juga berencana menambah jumlah produk yang dijual menjadi dua kali lipat atau sekitar 30 ribu item dan berupaya menekan harga jual, sehingga mampu bersaing dengan pemain lain. Saat ini Lotte Mart bermitra dengan sekitar 1.800 pemasok lokal.

 

Incar Rp 17 Triliun

       

Moon mengungkapkan, perseroan mengincar pendapatan senilai Rp 17 triliun hingga 2013 seiring adanya penambahan gerai baru. Tahun ini, omzet ditargetkan bisa meningkat 20% menjadi Rp 5,7 triliun. Lotte Mart  diharapkan mampu menyumbang sekitar 11% terhadap total pendapatan perusahaan tahun ini. Kontribusi diperkirakan terus melonjak hingga 16% pada 2012.

        

Direktur Operasional Lotte Shopping Indonesia Jusuf Halim menambahkan, pihaknya selalu menyampaikan perkembangan produk terbaru kepada mitra pemasok selama masa transisi. 

Dia mencontohkan, Lotte Mart telah mengadakan supplier convention dengan mengundang lebih dari 500 pemasok guna menyampaikan visi dan misinya.

      

Kendati berganti pemilik, Lotte Mart tetap mempertahankan sistem keanggotaan yang selama ini dilakukan Makro. Namun, ada beberapa perubahan, yakni sistem pelanggan khusus. Kebijakan itu dilakukan guna mengetahui lebih jauh kebutuhan setiap pelanggan.  “Pelanggan setia Makro dijamin tidak bakal dirugikan, bahkan mereka memproleh pelayanan yang lebih memuaskan,” kata dia.

    

Sementara itu, CEO Lotte Mart Noh Byung-Yong optimistis, perseroan bisa menjadi  peritel terbesar di Indonesia dalam lima tahun mendatang. Bahkan, Lotte Mart siap bersaing dengan Carrefour dan peritel besar lain.

    

Dia mengakui, peritel seperti Carrefour sudah  berpengalaman di dalam negeri. Oleh sebab itu, Lotte akan belajar dan siap menerapkan pengalamannya selama ini dalam mengembangkan bisnis ritel di berbagai negara.

   

Di Korsel, lanjut dia, Lotte Shopping merupakan peritel terbesar, dengan menerapkan sistem poin belanja kepada konsumen. Tahun 2000, 70% atau 12 juta penduduk negara itu telah terdaftar sebagai pelanggan Lotte.

     

Di tempat terpisah, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu meminta Lotte Mart mengikuti peraturan ritel yang berlaku di dalam negeri. “Mereka harus mentaati SK Mendag tentang ritel modern dan trading term yang ada dalam pedoman trading term(Permendag 53/2008),” ujar dia.

    

Sejauh ini, tegas Mari, belum ada peritel asing lain yang berencana masuk ke Indonesia, kecuali Lotte Shopping yang telah mengambil alih Makro Indonesia.

 

Dihubungi terpisah, Ketua Pelaksana Harian Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Tutum Rahanta menyambut baik masuknya Lotte ke Indonesia. Sebab, Lotte semakin menambah maraknya industri ritel.

      

Tutum menilai, besarnya investasi yang bakal dikucurkan Lotte Group menunjukkan keseriusan perusahaan asing itu menggarap pasar domestik. Dia yakin, Lotte pasti mempunyai rencana dan strategi tersendiri agar dapat sukses.  “Saya tidak bisa bilang mereka bisa sukses atau tidak. Yang pasti, mereka memulai usaha dalam tahap awal pengembangan jaringan bisnis,” ungkap dia.

   

Mengenai perubahan format bisnisnya, dia mengungkapkan, hypermart merupakan konsep yang dijalankan Lotte selama ini di negaranya. Artinya, mereka tidak mungkin keluar dari jalur yang biasa dijalankan.( investor)

Artikel Menarik Lainnya:

"Barcode" salah satu solusi Illegal Logging @ Mesin Kasir
Masalah Pengangguran Tidak Cukup Hanya Diatasi Dengan 5 Persen Pertumbuhan Ekonomi
Horeee! Harga Menu Makanan dan Minuman di Restoran Bakal Turun
Lahan Masih Jadi Kendala Pengembangan Ritel di Perkotaan

11 Comments

  1. Rachmat Santoso says:

    Kapan ya Lotte buka di Indonesia ? rencananya akan di buka di mana aja? wah mudah-mudahan Lote bisa memberikan Produk yang berqualitas dengan harga yang terjangkau…..

  2. Ferry Irawan says:

    Kapan akan dibuka gerai di Malang … yang notabene, Malang saat ini sangatlah kompetitif …

    Best Regard’s,

    Ferry Irawan
    2nd Asst Mgr McD Indonesia

  3. Sutra Prasle says:

    mudah2an tahun 2010 sdh terlaksana..

  4. Toni Ariyanto says:

    Saya Senang sekali bilamana Lotte akan buka di Indonesia,saya sdh 8.tn Bekerja di Retail Besar,juga sangat Beruntung sekali bisa Bekerja dan Bergabung dengan PT.Lotte bila di berikan Kesempatan & Kepercayaan oleh Ownernya or Managementnya,kapan Positifnya akan Buka di Indonesia,saya Bersedia bila di tempatkan dimanapun oleh Lotte bila di Butukan,saya 8.th di Retail di Dept.Loss Prevention sbg Staff,Team Leader LP,Loss Prevention Manager,Chief Security,Koordinator Security.Thank no Hp 081314699958 Toni Ariyanto.

  5. siane says:

    cant wait to see the reborn

    i am just a consumer

  6. reyand lukmana says:

    saya merasa bangga lotte indonesia dapat menjadi salah satu retail terbesar dan terbaik di indonesia, harapan besar untuk dunia perdagangan akan semakin menjadikan indonesia sebagai salah satu negara berkembang yang kan menuju kearah kemajuan yang luar bisa, bravo lotte indonesia (be the best in your home).

  7. WISNU says:

    SEMOGA LEBIH BAIK DARI PERITEL YANG TELAH ADA.

  8. tri says:

    wuah…. kapan menuju medan,,, saya menantikan LOTTE buka di medan dunk

  9. tahya isa says:

    ini merupakan era yang sangat globalisasi pertumbuhan hypermart yang pesat membuktikn bahwa masyarakat Indonesia memang benar-benar konsumtif sekali dan dengan adanya lotte mart menambah daftr kemajuan bangsa ini, mudah-mudah seiring perkembangan juga tidak membuat periteil kecil menjadi terpuruk karena kalah dalam segalanya tapi menjadi modal utma untuk lebih mengembangkan lagi usahanya dengan variasi jenis usaha.suksek buat lotte mart.

  10. KASLI HUSNANDIAR says:

    Saya siap untuk bergabung dan bekerjasama dalam membangun usaha ini ..

  11. Lotte memang luar biasa … mantapp

Leave a Comment