BPH Migas: Harga Keekonomian Premium di Atas Subsidi @Mesinkasir


Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Jugi Prajogio mengungkapkan, saat ini, harga keekonomian premium sudah di atas subsidi yang ditetapkan Rp4.500 per liter.

“Sekarang sudah tidak ada lagi anomali harga premium. Harga keekonomian premium sudah di atas premium subsidi,” katanya sebelum rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR di Jakarta, Rabu (28/1).

Menurut dia, pada bulan lalu, harga premium di pasar Singapura (mean oil platts Singapore/MOPS) memang mengalami anomali yakni berada di bawah harga minyak mentahnya.

Namun, sekarang ini, MOPS premium sudah kembali normal yakni antara US$10-15 per barel di atas harga minyak mentah. “Dengan demikian, premium kini sudah mendapat subsidi lagi,” katanya.

Jugi menambahkan, dalam jangka panjang atau sepanjang tahun ini, MOPS premium akan tetap berada US$10-15 per barel di atas harga minyak mentahnya.

Untuk MOPS solar dan minyak tanah, lanjutnya, juga tetap berada di harga minyak mentahnya.

Sedang, MOPS solar sekitar US$17-20 di atas minyak mentah dan minyak tanah US$20-23 di atas minyak mentah.

Dengan kecenderungan harga premium tersebut, menurut dia, pada 2009, premium akan tetap masuk sebagai bahan bakar tertentu selain solar dan minyak tanah yang mendapat subsidi.

Kuota BBM bersubsidi sesuai APBN 2009 ditetapkan sebesar 36,85 juta kiloliter yang terdiri dari premium 19,4 juta kiloliter, minyak tanah 5,8 juta kiloliter, dan solar 11,6 juta kiloliter.

Saat ini, harga premium bersubsidi ditetapkan Rp4.500 per liter, solar Rp4.500 per liter, dan minyak tanah Rp2.500 per liter

Artikel Menarik Lainnya:

Jalan Sukses "Syeh Puji" Mulai Dari Kernet dan Kuli Bangunan
Lotte Mart Bakal Buka 3 Gerai Lagi di Indonesia
Rencana Kebijakan Electronic Road Pricing (ERP) apakah untuk meningkatkan Pendapatan Daerah?
FOPPI tingkatkan pasar mandiri & koperasi @ Mesin Kasir

Leave a Comment