Minimarket pacu ekspansi dengan waralaba@mesinkasir
Pemilik minimarket mulai memacu ekspansi jaringan gerainya dengan sistem waralaba yang dinilai meringankan pendanaan karena melibatkan masyarakat investor.


PT Indomarco Prismatama mulai menggenjot gerai waralaba Indomaret yang kini 40% menjadi 70% dalam tiga tahun mendatang, sedangkan PT Sumber Alfaria Trijaya mengusung misi menjadikan Alfamart jaringan minimarket milik masyarakat.
Direktur Operasional PT Indomarco Prismatama Laurensius Tirta Widjaja mengatakan rencana pembukaan 600 gerai baru Indomaret untuk meningkatkan persentase gerai sistem waralaba menjadi 50%.
“Kami ingin beri kesempatan lebih luas kepada masyarakat, dengan menggenjot waralaba sekaligus meringankan pendanaan kami untuk ekspansi,” ujarnya kepada Bisnis, kemarin.
Saat ini minimarket Indomaret mencapai 2.355 gerai dan 40% di antaranya merupakan gerai waralaba yang dimiliki masyarakat. Saat ini, Indomaret tersebar di Jakarta 595 toko, Surabaya 345 toko, Semarang 296 toko dan Bekasi 265 gerai.
Indomaret baru-baru ini membuka sepuluh kantor cabang, yaitu dua di Jakarta, Bekasi, Tangerang, Parung, Lampung, Bandung, Surabaya, Jember, dan Semarang, serta waktu dekat di Medan. Corporate Communication Manager PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart) Ignatius Didit Setiadi mengungkapkan gerai Alfamart hingga semester I/2007 sebanyak 1.993 unit, termasuk milik sendiri 1.346 gerai. Sisanya sebanyak 647 unit dimiliki masyarakat dengan sistem franchise, operator mandiri dan take over. “Kami tidak pernah bicara target, termasuk pendirian gerai pada 2008. Prioritas tetap pada kepemilikan masyarakat sesuai misi kami, menjadi jaringan ritel milik masyarakat luas.”
Jika jaringan toko dimiliki masyarakat, secara teknis operasionalnya pasti lebih sehat dibandingkan dengan milik sendiri. Dari sisi investasi, juga lebih ringan ketimbang membangun toko sendiri.
Kebijakan pemerintah
Laurensius menilai dari berbagai jenis usaha waralaba, bisnis minimarket merupakan salah satu jenis waralaba primadona. Hal ini karena tingkat kesuksesannya tinggi.
Indomaret hanya memberikan toleransi kemungkinan usaha gagal di bawah 10%. “Tingkat kegagalan kami selama ini di bawah 4%,” kata Laurensius.
Deputy Franchise Development Director PT Sumber Alfaria Trijaya Maria Harjono mengemukakan prioritas kepemilikan masyarakat ini sesuai dengan kebijakan pemerintah.
“Kami juga harus mengacu kepada PP No.42 Tahun 2007. Dalam konteks itu pemerintah ingin gerai minimarket lebih banyak dimiliki masyarakat,” ungkap Maria. Berdasarkan catatan Bisnis, sesuai dengan draf perpasaran, “Pemilik minimarket harus diutamakan menjadi pengelola distribusi untuk memasok warung kelontong warung kecil tradisional dengan memfungsikan jaringan minimarket sebagai titik distribusi bagi usaha kecil setempat.

sumber:www.bisnis.com
Artikel Menarik Lainnya:
Bergabung Yuk!!
IndocashregisterIndocashregister
Mesin Kasir OnlineMesin Kasir Online
Video Panduan KamiVideo Panduan Kami
Berita Tekini
-
Gawat! Kini Hotel di Bandung Mulai Padat
May 18, 2012 -
Berkembangnya Ekonomi RI Hanya Masalah Waktu, Benarkah?
May 16, 2012 -
Trik Jitu Merintis UKM Sukses
May 15, 2012 -
Sosok Bisnis Terkaya, Justru Sering Langgar Hak Cipta?
May 14, 2012 -
Pedagang Kecil Dilatih Bisnis Ritel Oleh Aprindo
May 12, 2012
Popular News
Facebook Kami
Mesin Kasir News
- Special Gift for Mini Printer Epson TM-U220PD
- New Entry Receipt Printer Epson TM-T88IV
- Bursa Diskon Untuk Epson TM-295
- Discount Mini Printer Matrix Point P7645
- Serba Murah Mini Printer Kasir Matrix Point D30
- Best Seller Barcode Printer Zebra GX-430T Ethernet
- Limited Product Barcode Printer Zebra GK-420T
- Special Price for Zebra GK-420 T Ethernet
- Free Gift Only Barcode Printer Zebra 105SL
- Best Seller Barcode Printer Toshiba (TEC) BSX5 300dpi

sy usaha warung ,tinggal di daerah bogor, dimana mendapatkan barang dengan harga grosir…
kantor cab dimedan dimana ? saya tertarik dgn usaha ini ?
bagus juga peluang usaha wara laba, aku pengen buka juga tapi cabang untuk palembang, tepatnya kabupaten oku timur itu ada gak ya?