Sarinah siapkan Rp1 miliar untuk kantung @Mesin Kasir

Sarinah Department Store akan menyediakan anggaran khusus sampai Rp1 miliar per tahun untuk menggantikan kantung pembungkus dari plastik dengan kantung daur ulang yang akan dilaksanakan tahun ini.

“Sekarang kami lagi mengkaji bahan apa yang bagus untuk kantung tersebut, dan bagaimana desainnya. Mungkin pertengahan tahun ini baru dilaksanakan,” kata Dirut PT Sarinah (Persero) Ketut Arnaya hari ini di sela-sela acara Satu hari tanpa kantung plastik.

Dia menuturkan untuk mendukung program pemerintah dalam memerangi sampah dan memperingati Hari Peduli Sampah 2009 yang diadakan Kementerian Negara Lingkungan Hidup, Sarinah menerapkan Satu hari tanpa sampah.

“Jadi setiap pelanggan yang belanja khusus hari ini, akan diberikan tas kain. Dan yang menenteng kantung plastik akan kami ganti dengan tas kain,” ujar Ketut.

Dia menyediakan sekitar 1.500 lembar tas dari kain blacu bertali panjang sehingga memudahkan pembeli menyandangkannya di bahu.

Sementara itu, Kepala Divisi Ritel Sarinah Arfin Budiman mengatakan untuk besok dan seterusnya pihaknya akan menyediakan tas kain tersebut di dekat kasir dan siapa yang berminat boleh membelinya dengan harga Rp10.000 per lembar.

Dia menuturkan nantinya semua kantung pembungkus di Sarinah akan mempergunakan bahan yang cepat hancur dan ramah lingkungan. “Untuk tahun ini, kami depstore pertama yang melakukan gerakan Satu hari tanpa kantung plastik Dengan slogan Plastic ain’t my bac. Setiap pelanggan diberi tas kain gratis. Ini belangsung satu hari ini sampai malam.”

Selanjutnya Ketut menjelaskan kegiatan ramah lingkungan ini merupakan spirit utama dari UU No. 18/2008 tentang pengelolaan sampah atau 3R–reduce, reuse, recycle—yaitu pengurangan, pengolahan, dan pemanfaatan sampai sebagai sumber daya yang dapat menghemat penggunan sumber daya alam, dan mendatangkan manfaat lebih banyak.

Menurut data, katanya, dalam satu hari masyarakat dunia memakai kantung plastik sekitar 500 juta hingga satu miliar lembar. “Angka yang fantatis dan itu berarti hampir mencapai satu juta plastik per menit yang dikonsumsi oleh manusia di dunia,” ujarnya.

Dalam upaya membantu mengatasi kasus sampah plastik ini, kata Ketut, ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Diantaranya mengurangi penggunaan bungkus plastik. Ketika berbelanja bawalah sendiri tas kain atau tas belanja dari rumah. Bila ingin juga memakai tas plastik, pakailah secara berulang-ulang. Selain itu, tambahnya, biasakan diri untuk memisahkan sampah organik dan non organik. (tw) oleh : Rahmayulis Saleh* Bisnis

Artikel Menarik Lainnya:

Barcode, Pengertian dan Kegunaan.. @mesinkasironline
Panin Syariah Fokus Ke Pasar Ritel
UKM Butuh Perhatian Lebih
PD Pasar Jaya,Diramalkan Bakal Menjelma Menjadi Raksasa Ritel

Leave a Comment