Perkembangan Pasar Modern Harus Dihentikan
Pasar modern yang berkembang sangat pesat hingga sekarang segera dihentikan, karena akan mematikan pasar-pasar tradisional, kata pengamat perkoperasian Subiakto Tjakrawerdaja.
“Kalau itu dibiarkan terus, maka pasar tradisional akan mati,” kata Subiakto Tjakrawerdaja, yang juga mantan menteri koperasi, dalam seminar “Siapa Pro Ekonomi Kerakyatan” di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Keuangan dan Perbankan Indonesia (STEKPI) Jakarta, Jumat.
Menurut dia, siapa pun pemimpinnya lima tahun ke depan sebaiknya memperhatikan perkembangan pasar modern seperti pasar swalayan, hypermarket dan supermarket, segera dihentikan, karena dapat menggusur pasar tradisonal.
Ia memprihatinkan pasar tradisional yang tergeser dalam penataan pembangunan di perkotaan, bahkan tidak hanya di kota besar, namun sudah menjangkau kota-kota menengah, akibatnya persaingan tidak adil (fair).
Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Syarif Hasan, menjelaskan, proses globalisasi mendorong masuknya investasi dan Pemerintah tetap perhatian terhadap pedagang kecil atau pasar tradisional.
“Pasar tradisional harus kita utamakan dan Pemerintah memberikan subsidi kepada pedagang yang terlibat usaha kecil menengah,” katanya.
Menurut dia, Pemerintah dalam membantu mereka yang masuk kriteria kecil menengah dengan kredit. Bunga subsidi itu suda tersedia di APBN sekitar Rp2,5 triliun.
“Pemerintah ketika menyiapkan kredit-kredit usaha rakyat tanpa agunan dan sudah tersalurkan hampir Rp14 triliun kepada 1,987 juta orang usaha kecil menengah,” katanya.
Menteri Perindustrian Fahmi Idris menjelaskan, soal perkembangan dan tempat pasar modern yang mendekati pasar tradisional, karena tidak ada kesamaan dalam kebijakan. “Kebijakan pusat dengan Pemerintah provinsi dan provinsi dengan Pemerintah kota/kabupaten tidak sinkron,” katanya.
Menurut Menperin, antara pasar tradisional dengan modern itu diatur dengan jarak wilayah atau zona. Namun, mengapa pasar modern ada di tempat larangan atau berdekatan dengan pasar tradisional.
“Karena izin dikeluarkan oleh pemerintah daerah. Di Dunia, pasar modern yang besar kecenderungannya berada di luar kota. Sedangkan pasar tradisional di tengah kota,” katanya.
Pengamat Ekonomi dari Universitas Gadjah Mada, Revrisond Baswir, mengatakan, Pemerintah daerah melakukan itu, karena APBD yang diajukan ke pusat tidak sesuai perencanaan. “Jadi bantuan pembangunan dari pusat ke daerah berkurang,” katanya. – ant/ahi Repubika
Artikel Menarik Lainnya:
Bergabung Yuk!!
IndocashregisterIndocashregister
Mesin Kasir OnlineMesin Kasir Online
Video Panduan KamiVideo Panduan Kami
Berita Tekini
-
Inilah Bank Yang Paling Terjangkau Untuk Konsumen Ritel
May 23, 2012 -
Hypermart di Pontianak Heboh Bagikan Voucher Belanja
May 22, 2012 -
Persaingan Tidak Sehat, Sampang Tertibkan Izin Minimarket
May 21, 2012 -
Sibuk Debut via Bursa, Saham Facebook Langsung Terjual 100 Juta
May 19, 2012 -
Gawat! Kini Hotel di Bandung Mulai Padat
May 18, 2012
Popular News
Facebook Kami
Headline News
- Tahukah Bunda? Pelukan Anda Bisa Cerdaskan Si Buah Hati Lho
- Nyata! Bayi Ini Lahir Dari Rahim Ibunya, Sembari Tangan Membondong Alquran
- Tablet Mesin Kasir Android Made In Indonesia Cocok Untuk UKM
- Hah! Ada Duplikat Paul Si Gurita Yang Siap Ramal Euro 2012 ?
- Seraya Tolak Aksi Kontroversialnya, Inilah Jeritan Suara Hati Fans Lady Gaga!
Mesin Kasir News
- Best View Cash Register Sharp XE-A207
- Best Selection Cash Register Sharp ER-A280F
- Best Seller Mesin Kasir Komputer Touch Screen SHARP UP-V5500
- Printed/ Logo Receipt Printer W75MM X 60 500 Roll
- Bursa Diskon Untuk Hand Labeller
- Best Price Barcode Terminal Datalogic Falcon 4420
- Harga Ekonomis Khusus Barcode Terminal Motorola Symbol MC9090
- Best Seller Barcode Terminal Mobicom MC-5380
- Pusat Barcode Terminal Mobicom M5280
- Promo Barcode Terminal Motoro Symbol MC7094


eta mah… yang bisa nyetop pasar modern hanya abah prabowo… soalna itu visi utamanya adalah membangun pasar rakyat nu rakyat.. kalau nu laen mah… mual berpihak karakyat kecil… kaya mamang ujang sebagai petani jengkol jeung peuteuy… teu dilirik kupasar modern mah. ngenahan jual dipasar tradisional, leuwih manusiawi. hidup lach abah prabowo… sabar skrg jd wakil presiden.., engke mah jd presiden. mamang ujang jeung rakyat kecil selalu mendoakan. sabar.. sabar…
kasihan juga nasib pedagang di pasar tradisional dan pemilik warung di perkampungan