Warnet ditenggarai masih banyak menggunakan software bajakan
Sebanyak 85% warnet di Indonesia diprediksi BSA masih menggunakan software ilegal. Walaupun demikian kesadaran penggunaan software legal dinilai lebih tinggi dilakukan warnet ketimbang korporasi.
Donny Sheyoputra, kepala perwakilan Business Software Alliance (BSA), menyatakan software (piranti lunak) bajakan digunakan sebanyak 85% warung internet (warnet) di Indonesia. Namun, kejadian ini tidak mendorong razia software bajakan akan dilakukan BSA.
Razia software ilegal tidak dijalankan BSA lantaran dinilai tidak efektif. Sebab, software itu sulit dipastikan ilegal lantaran pelaku instalasi tidak diketahui secara tepat pemilik atau penguna warnet.
Apalagi kesadaran penggunaan software legal, papar Donny, lebih tinggi warnet ketimbang korporasi. Dengan begitu razia softawe ilegal akan dilakukan kepada perusahaan-perusahaan besar.
Sejumlah korporasi dinilai memperoleh keuntungan miliaran rupiah dari proyek-proyek seperti gedung dan jembatan. Namun, perusahaan-perusahaan itu enggan menggunakan software berlisensi.
Walaupun demikian Donny mendorong penggunaan software legal oleh warnet. Karena, sejumlah vendor telah menyediakan softawe asli dengan berbagai cara seperti sistem sewa software per tiga atau enam bulan.
Sementara itu Gopal Utiarrachman, direktur PT Generasi Indonesia Digital (GENiD), penyedia jaringan warnet, menyebutkan sekitar 20.000 warnet terdapat di Indonesia. Sebagian besar warnet itu menghadapi sejumlah persoalan seperti kebocoran sistem billing, koneksi internet yang lambat, dan kesulitan pembayaran kepada internet service provider/ISP (penyedia jasa internet).
Pada sisi lain koneksi internet dapat diberikan secara gratis kepada pengunjung. Langkah ini dapat dilakukan dengan sistem warnet beriklan.
Pengunjung dapat memperoleh akses internet di warnet dengan melihat pop-up iklan. Hal lain yang ditawarkan dengan pembayaran hanya dilakukan pengunjung pada konten-konten tertentu seperti game.
GENiD sedang menjajaki model bisnis sistem warnet beriklan dengan sejumlah perusahaan di Indonesia. Perusahaan-perusahaan itu adalah Coca Cola dan Djarum. (Warta Ekonomi)




July 4th, 2009
mesinkasir
Posted in Uncategorized
Tags: 
Tapi walau sudah pake software dan OS dengan beli lisensi, polisinya juga gak mau tau tuh…
ada kasus perusahaan beli +- 100 lisensi OS sama microsoft itu kan cuma satu lembar nota bahwa perusahaan berhak menggunakan 100 / nginstall OS windows untuk 100 kompinya
Tapi pas polisi dateng katanya nomor lisensinya tidak sama dengan yang ada di nota… jadinya komputer tetep di angkut deh sama polisnya….
Gimana nih ???
Saya setuju jika kita semua harus memakai software yang belisensi atau OEM. Namun ada kalanya kita juga harus melihat dari sisi yang lain. Dengan tidak bermaksud untuk mendukung kegiatan penggunaan software bajakan, kita harus melihat, kalau saja dulu semua software harus berbayar, bayangkan apa jadinya negara kita. Mungkin akan banyak yang orang indonesia yang tidak mengerti tentang IT khususnya komputerisasi. Sudah saatnya pemerintah selaku penggerak atau motorik system pemerintahan ini melakukan tindakan yang perlu agar masalah ini dapat diatasi, dan rakyat kita dapat dengan mudah untuk belajar demi menaikkan taraf hidup serta harga diri bangsa
hehehe.. memang kalau nyang ilegal ma legal bedanya apa yaaaa.. hehehe.. bingung gaptek bener yaaaaaaaaa,,
Salam Sayang
Whaa kok salam sayang sih… salam kenal aja belum ….
Untuk mbedain yang ilegal sama legal pak polisi dah punya alatnya.
Tapi yang jadi masalah pak polisinya banyak yang belum tau arti dari perusahaan berhak menginstall 100 OS windows di komputernya
Ada yang gratis, kenapa harus beli ya ?
@Yep bener tuh… yang bayar gak tentu sebagus yang free
jangan yg makenya duluan yg di tidak,tindak aja dulu yg menyediakan.
tindak yg buat ama ngedarin aja gak becus, malah yg maeknya yg duluan.
gak kan ada asap klo gak da apinya.
klo mau majuiin bangsa yg pemerintah memberi windows free untuk bangsa. jangan mikirin nguras uang bangsa aja.
semua itu kan pendidikan buat bangsa, biar indonesia isinya gak pada bego- bego.
lam kenal ya…
maaf ya ga bisa koment ni…
lam kelanl aja…
yang penting gimana carnya bangsa ini gak ketinggalan di dunia teknologi seperti komputer ini, sudah saatnya pemerintah mencari solusi bagaimana masalah ini bisa terselesaikan…
buat para pemuda tentunya harapan bangsa ini, mari kita bersama mencari jalan keluarnya, mencari yang terbaik dari yang terbaik…
Ketika negara kita dibilang negara demokasi, maka apapun untuk rakyat. Setuju…..??
ketika para aparatur negara termasuk pak polisi bekerja direkrut oleh pemerintah, mereka bekerja untuk siapa sih?? untuk rakyat, atau untuk pengusaha sih??.
dan demokrasi pancasila kan berarti rakyat yang bekerja untuk rakyat (mensejahterakan) dengan dasar atau patokan pancasila. selama rakyat ga rugi ngapain para aparat kok mencekal rakyat sendiri sih?? bahkan kadang tanpa ada perintah mereka selalu mencari kesalahan. contoh : (pengalaman pribadi) q ada warnet d daerah Jawatimur, reskrimnya tu temen q sendiri. tiaap kali ketemu ma aku dia selalu mengancam mo d adaka operasi untuk warnet dengan alasan telah menyediakan alat yang mengarah pada hal pornografi. padahal ga ada satupun video ato gambar yang nunjukkin bahwa d tempat q itu nyediakan untuk pornografi. keliatannya mereka ga faham deh artinya DEMOKRASI PANCASILA. wahahahaha tanks 4 all
Siapa sih yang pengen pake barang bajakan, semua pasti ingin yg asli alias orisinil. Kalo ada yg pake bajakan pasti karena terpaksa, alasannya bermacam2. modal yg gk cukup buat beli windows asli, wong komputernya aja pentium 3. untuk nutup biaya speedy masih berat. blm lg bayar karyawan. mo instal linux masih dilema juga. dah gitu pengunjung warnet yg tambah hari tambah menurun. mana nih tanggung jawab kepada manusia kecil seperti pengusaha warnet yg gk maju2? kita dari kecil di didik dengan “apa yg bisa kita berikan kepada negara, tapi apa yg bisa negara berikan untuk kita.” pengusaha warnet kecil2an disuruh mati kelaparan ya?
Kok kayak gini sih negara kita…..
baru mau memulai usaha warnet, dah banyak calon2 kendalanya………
yang resiko rajia bajakan,pornografi,blm yang lain2…….gak satu2 masalahnya…… jadi generasi muda indonesia takut mau buka usaha……
Ada yang tau gaksolusi buka warnet yang aman??????????????????
Jaman sekarang jaman edan, yen ra edaN ra keduman. Itulah masyarakat kita. Pak polisi dengan gayanya mengedepankan aturan, asal jangan mencari kesalahan orang. Rakyat pake prinsip ekonomi, tuk cari untung segedhe-gedhenya. Merdeka…… gak nyambung yaa. Biarin dech yg penting merdeka
bajakan atau asli tergantung kebutuhannya dong….untuk apa dulu…..
waddoooowwww,.,.baru pengen buka warnet lagi cari2 info.,.eh ada yg bikin pusing ne masalah OS windows bajakan,.,..,pdhal kn OS aslinya mahal,.,,modal tak cukup nee,.,,..,pantesan aje kmarin.,sepulang kerja w datang k’salah satu warnet terdekat dirumah,.,teuz pemilknya langsung ketakutan gitu.,.padahal w pake baju batik doannnkk.,.,di kira orang kelurahan kali yeee,.,,,,hhaaaa,.,
pak SBY..,.,,ttuuuulluungg ada’n OS bersubsidi.,.,
Sudah hal biasa kayanya banyak yang pake bajakan
sy sempat bekerja di telkom speedy lumajang, waktu itu ada proyek untuk memasang saluran speedy di seluruh polsek se kabupaten lumajang. dari sekian puluh polsek, sy dapat jatah lebih kurang 15 (lupa lupa ingat) dan setelah sy mendatangi masing2 polsek, ternyata……….mereka juga banya kyg memakai bajakan!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
ibarat kata rakyat itu cuma di jadiin pelampiasan, padahal di kantor2 milik pemerintah juga banyak yg pake win bajakan, jangan warnet aja dong yang dijadiin sasaran!!!!! padahal kita orang kecil pengin cari makan aja susahnya minta ampun
yah… yg jelas pake yg ilegal haram hukumnya… Usaha lancar dan berkah hasilnya, bukan uang panas mending bli yang licence dah di warnetlegos.com… tengok dah tuh website…. ikutin peraturannya, deal harganya, masalah selesai…
hmmmhh… judulnya ngeriii bokkk
maap-maap aja ya buat BSA…
kalau BSA bisa mengatur sistem lisensi yang bisa menjembatani pengusaha warnet sama pemilik software… rasanya bangsa kita yang memiliki “adat ketimuran” lebih malu kalau pakai bajakan.
tapi.. pemilik warnet aja sudah dipusingkan dengan PLN dan TELKOM apalagi dengan masalah lisensi segala. silahkan dihitung perbandingan membangun warnet dengan atau tanpa lisensi resmi… berapa bedanya?
Jaman pengiritan gini pengusaha mesti mikir minimalis tapi bisa dapat hasil yang optimal
misalnya pc dual core 1,3jt pake lcd bekas dah cukup buat client
lha kalau pake lisensi winXP Pro aja harus nambah 1,4-1,6… ampun bokkk gak ku aaaatttt..
belum lagi beli antivirus 150rb belum lagi office,winrar,acdsee,de el el
akibatnya jangankan 85%… sampai 99% pengusaha pasti milih jalan sempit berlubang dan bergelombang alias bajakan aja dehhhh
ya pake Linux aja
go open source Indonesia
Pake Linux???? Untuk warnet sapa yg mau masuk? Di tempatku pernah ada yg bertahan pake Linux. Al hasil bertahan 5 bulan dan terus2an makan ati. Linux memang OK, cuman, pasarnya yang nggak ada. Khususnya di tempatku. Pusing dehhhhhh
jiiiahhh, komputer di kantor polisinya palingan juga pake windows bajakan, cacad dah
@all
yang nganggep warnet pake linux gak ada yang mo masuk …..
info ini mungkin bisa merubah pikiran Anda
Saat ini ada themes di linux yang mirip bahkan sama persis dengan windows xp. dari icon, susunan folder ampe warna. Ini bisa untuk masa transisi.
Ditempat ane gak pake itupun warnet jalan terus. Pisahin dong komputer yang untuk game ama yang untuk sekedar chatting, browsing…
hmmm….
inti dr semua ini hnyalah sekedar mancari sesuap nasi…. tp pnting bgt idup dh tntu bth makan.
pngusaha warnet bth makan… pak polisi bth makan….
cuma bedanya polisi dh dpt jatah bulanan tuh dr pmerintah, nuh kl pngusaha warnet?
ada kah subsidi dr pemerintah?
yg salah birokrsi pemerintah or segelintir aparat yg mengatas namakan hukum [arogansi kekuasaan] atw memang pngusaha warnet yg pelit mo ngirit tuk dpt hasil selangit?
selangit dr mana lah wong modal warnet aja kucuran kridit dr bank, ngarep kucuran dr koruptor ya g mungkin dungzzz……
kesimpulannya bgini mnurut otak awak saya :
pelanggaran yg lebih tak bermoral & tak bermanfaat msh sangat bnyak tuk d slesaiin para penegak hukumn di negara ini.
apakah prangkat computer d kantor aparat/instansi pmerintah sudah pake OS orisinil?
Itu karena yang bikin warnet orang-orang egois, bukan orang-orang gak punya modal, toh kalau gak ada modal, ngapain bikin warnet, lisensi aja tidak bisa beli ??? Secara langsung kalau warnet seperti itu dibiarkan akan justru semakin membuat masyarakat bodoh, bukan pintar. Bohong aja kalau ada yang beralasan, pake bajakan untuk belajar, bilang aja, pake bajakan karena gak mau susah-susah. Maunya enak aja,…
By the way, warnet itu bangkrut atau tidak bisa beroperasi bukan karena masalah Operating systemnya ! Warnet bangkrut iu karena ada yang salah dalam manajemennya, lokasinya strategis atau tidak, dan itu yang paling tahu ya pemiliknya.
Toh saya sudah 4 tahun punya warnet berbasiskan Linux, dengan pengetahuan komputer yang trial & error , dan alhamdulillah bisa survive tuh. Karena gue sadar, makan dari software bajakan tanpa lisensi itu gak berkah, haram, mau banyak sedikit, sama aja, itu mencuri karya orang yang orang itu membolehkan kita pakai hasil karyanya asal kita bayar ke dia.
(sambungan), lagian kita gak usah ngeyel berlebihan, kadang nih dari teman-teman pemilik warnet, disuruh beli lisensi asli Windows, bilangnya gak mampu, malah ngatain kita sok kaya,…giliran disuruh pake Linux aja, eeh, malah ngejek2, sok pinter looo,…giliran kena razia, makin pandir aja, suruh pak polisi razia komputer di kantornya dulu, suruh pemerintah razia komputer instansinya dulu,….itu adalah ciri-ciri manusia kalah yang mau menang sendiri.
Giliran ada oknum polisi atau pemerintah ngasih kompensasi (ini pun salah), gak dirazia, tapi ngasih duit setoran buat nutup mulut, eeh, malah teriak-teriak, polisi gak manusiawi, polisi gak punya hati, kita bisa gak makan, dan lain-lain beribu alasan pembenaran,…zzzz,….padahal dia harusnya lebih tahu diri, maling software,….gitu deeh,…
bner bgt bro hajime_
_
lngsung tutup mulut smua ne
btw Q jg mo ndirikn warnet nih_
but kbnyakn baca artikel2 bkin surut mental usaha qt, hehe.. _
klo bs solusi dr bro hajime dshare jg donk_
bgs jg utk yg br mw terjun ksna_
btw distro linux yg dpke pa? _
trs aplikasi2 bawaan warnet yg mutlak laenx pa ja? _
Wah ni ane msh mau buat warnet tp kok belum2 ditakutin mslah bajakn dll. Bwt agan hajime tolong sarannya ane msh newbie nih dibidang warnet…
Buat kita semua ya jangan saling menyalahkan baik pengusaha warnet ato instansinya kalo sekarang anda-anda sekalian msh memakai bajakan ya mending kita ganti yg asli ja..
Buat pembuat kebijakan harusnya benerin dirinya dulu baru masyarakatnya,ni juga demi kebaikan anda juga kok.
Semoga pemerintah punya win-win solution buat masyarakatnya terutama kita para pengusaha warnet…
Yng enak ga usah dipikirin mau pake istilah bajakan ato asli, enjoy aja….
OS dan Office-nya harus original belum lagi software lainnya.. Entar lebih mahal biaya software seluruhnya dri pda sebuah komputr. Wah.. Harusnya bukan hanya UKM seperti warnet yg dirazai. Tp hrus mnyeluruh perusahaan besar, sekolah2 sampe prguruan tinggi, komptr/laptop rumahan sampe pe bisnis hrus dirazai juga.
Pake open source.. Kan gratis.
Salam kenal All..
jika aku membeli sebuah CD/DVD program original, seharusnya bisa diinstal di banyk komputer. soalnya CD/DVD itu sudah pindah kepemilikan ke saya. terserah saya mau aku copy, aku jual, ku buang. gapapa kan…