Perbaikan sektor perbankan dalam negeri berpotensi memperkuat nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Apalagi, investor asing berpeluang menanamkan kembali investasinya di Indonesia.
“Kurs rupiah (bakal) menguat karena potensi masuknya asing pada akhir 2009 dan awal 2010,” kata Kepala Ekonom PT Bank Mandiri Tbk Mirza Adityaswara pada seminar bertajuk ‘Riding The Wave of Global Economic Crisis’ di Universitas Paramadina, Jakarta, Selasa 14 Juli 2009.
Selain itu, perbaikan ekonomi, pelemahan nilai tukar mata uang dolar AS, dan faktor pemilihan umum dan presiden yang aman ikut memberikan sentimen positif.
“Net foreign buying pada Juni (memang) mencapai Rp 7 miliar, atau turun dari April Rp 1,9 triliun,” ujar dia.
Namun, dia melanjutkan, kepemilikan asing diperkirakan meningkat pada instrumen surat utang negara (SUN). Bahkan, pada 30 Juni 2009, kepemilikan asing sudah mencapai Rp 87,2 triliun atau 15 persen dari total investor SUN.
Sementara itu, imbal hasil (yield) SUN kini membaik menjadi 10,5 persen. Yield tersebut berpotensi menjadi 9,5 persen jika inflasi turun menjadi lima persen. “Padahal, yield sempat naik hingga 20 persen,” katanya. (Vivanews)




July 14th, 2009
mesinkasir 
Posted in Uncategorized
Tags: 
semoga perekonomian semakin baik dan pengangguran semakin berkurang…
udah lama gak maen kemari
hehehehe.. rupiah menguat tapi uangnya pada kemana yaaaa
Salam Sayang