1 Juta Usaha UKM Akan Di Support Dana Rp 150 Miliar
Tingginya target Kementerian Negara Koperasi dan UKM menggenjot wirausaha, membuat Dinas Koperasi dan UKM Jatim berusaha fokus menggarap penyaluran kredit bagi UKM. Ini terlihat dari penyaluran kredit sebanyak Rp 300 miliar selama 2004-2009 pada 3.000 UKM.
Kabid UMKM Dinkop & UKM Jatim M Hadianto mengutarakan, penyaluran kredit bagi UKM merupakan bagian dari target pertumbuhan wirausaha, termasuk UKM, pada semua provinsi di Indonesia selama tiga tahun.
Untuk Jatim, beban target itu cukup besar yakni harus ada 1,01 juta wirausaha baru mulai 2006-2009. “Jika melihat target ini, maka setiap tahun ada sekitar 200.000-250.000 wirausaha yang tumbuh di Jatim. Kami optimistis bisa memenuhinya sampai akhir tahun ini,” tutur Hadianto, Minggu (26/7).
Ia mengutarakan, karena pertumbuhan wirausaha juga berhubungan dengan munculnya UKM di Jatim, maka mau tak mau pihaknya harus mendorong pelaku usaha memunculkan UKM baru yang cukup kompetitif lewat modal usaha.
Hadianto mengakui, kendala terbesar UKM agar tetap eksis adalah ketersediaan modal. Karena itu, penyaluran kredit dari Pemprov Jatim dilakukan secara kontinyu sejak 2004, rata-rata ada sekitar Rp 50 miliar yang terserap setiap tahunnya. “Total ada sekitar 3.000 UKM yang mendapat kucuran kredit dengan bunga lunak 6 persen setahun,” tandasnya.
Mengenai rencana alokasi penyaluran kredit untuk 2009, Kepala Biro Perekonomian Pemprov Jatim, Fatah Yasin mengutarakan, jumlahnya mencapai Rp 150 miliar.
Ia menegaskan, pihaknya selalu menaikkan dana penyaluran kredit bagi UKM setiap tahun. Apalagi, jumlah UMKM di Jatim cukup besar yakni 4,7 juta pelaku pada 2008. “Kalau data penyaluran kredit saya kurang hafal. Yang pasti, kami ingin dana itu bisa terserap untuk kalangan UKM,” ujarnya.
Selain penyaluran kredit, Dinkop & UKM Jatim juga berusaha menumbuhkan wawasan tentang kewirausahaan, melalui pelatihan bekerja sama dengan perusahaan rokok kretek HM Sampoerna. Pelatihan itu ditujukan pada 18.000 masyarakat di Jatim, menjangkau 11 kabupaten/kota, yang tergabung dalam 26 Mitra Produk Sigaret (MPS).
Dengan cara ini, Fatah mengakui, jika pertumbuhan UMKM di Jatim mulai meningkat. Dari data Dinkop & UKM Jatim, pertumbuhan pada 2007 hanya 4,4 persen, 2008 pertumbuhan meningkat dua kali lipat atau sekitar 8 persen.
Sedangkan kontribusi devisa, UMKM juga sangat potensial karena dari total 4,7 juta pelaku pada 2008, UMKM mampu menyumbang Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) sampai 53,04 persen dari total Rp 6,28 triliun. “Pada 2009 ini kami optimisris bisa meningkat lagi,” pungkas Fatah. (Surya)
Artikel Menarik Lainnya:
Bergabung Yuk!!
IndocashregisterIndocashregister
Mesin Kasir OnlineMesin Kasir Online
Video Panduan KamiVideo Panduan Kami
Berita Tekini
-
Gawat! Kini Hotel di Bandung Mulai Padat
May 18, 2012 -
Berkembangnya Ekonomi RI Hanya Masalah Waktu, Benarkah?
May 16, 2012 -
Trik Jitu Merintis UKM Sukses
May 15, 2012 -
Sosok Bisnis Terkaya, Justru Sering Langgar Hak Cipta?
May 14, 2012 -
Pedagang Kecil Dilatih Bisnis Ritel Oleh Aprindo
May 12, 2012
Popular News
Facebook Kami
Mesin Kasir News
- Special Gift for Mini Printer Epson TM-U220PD
- New Entry Receipt Printer Epson TM-T88IV
- Bursa Diskon Untuk Epson TM-295
- Discount Mini Printer Matrix Point P7645
- Serba Murah Mini Printer Kasir Matrix Point D30
- Best Seller Barcode Printer Zebra GX-430T Ethernet
- Limited Product Barcode Printer Zebra GK-420T
- Special Price for Zebra GK-420 T Ethernet
- Free Gift Only Barcode Printer Zebra 105SL
- Best Seller Barcode Printer Toshiba (TEC) BSX5 300dpi

barvo,,, baravo,,,, tapi yang perlu dingat apakah itu akan efektif mebantu UKM?? dan bagaimana klo misalnya terjadi kemacetan kredit seperti program pinjaman yang bergulir di masyarakat mengah ke bawah saat ini,, hemat saya mesti tepat sasaran kali he,,,he,,, terimakasih.
sukses gan…
PROPOSAL
I. Thema :
Peningkatan Penjualan Hasil Produksi UKM Dengan Menggunakan Fasilitas INTERNET MARKETING
II. Judul :
Pemasaran Dengan Internet Untuk Branding serta Segmented Produk UKM
III. Latar Belakang :
1. Adanya kendala biaya pemasaran yang tinggi tidak sebanding dengan keuntungan produksi.
2. Belum tahunya manfaat internet yang memang benar benar bisa menembus dunia maya sampai tak terhingga.
3. Tidak seimbangnya laju teknologi dengan tingkat pengetahuan yang dimiliki.
4. Tidak adanya wadah untuk melakukan strategi pemasaran yang jitu dan bisa reduce cost.
5. Mulai bertumbuhnya hotspot area, warnet dan tingkat penjualan komputer dan laptop di Indonesia yang sudah tembus 50.000.000 buah.
6. Kecenderungan pasar yang menginginkan semuanya serba cepat.
IV. Tujuan :
1. Memasarkan produk UKM untuk diketahui oleh seluruh masyarakat Indonesia
2. Melakukan strategi branding produk dengan metode display, brosur dan iklan, yang nantinya penggunaan biaya sangat kecil (Reduce Cost). Karena pengeluarannya hanya biaya internet saja, yang lainnya gratis.
3. Melakukan strategi segmented dan targeted sehingga penjualan produk sesuai dengan pasar yang diinginkan, hanya dengan fasilitas internet saja.
4. Memperkenalkan produk UKM ke luar negeri dengan teknik yang sederhana namun bisa diketahui oleh seluruh negara luar.
5. Mengajari bertransaksi di internet untuk bisa closing.
6. Peningkatan jumlah produksi dari hasil penjualan di internet.
7. Gairah perekonomian UKM bisa berjalan.
V. Strategi :
1. Penjelasan dasar tentang manfaat internet yang begitu dahsyatnya.
2. Cara penggunaan internet yang baik dan benar serta bijak sehingga bisa fokus pada penjualan.
3. Pelaksanaan dibagi dalam tingkat beginner, intermediate dan expert, sehingga bisa menyesuaikan kemampuan masing masing UKM didalam memasarkan produknya.
4. Secara berkala memberikan konsultasi terhadap permasalahan dari pemasaran via internet via online.
VI. Contoh Solusi :
1. Kawasan Industri Tas Gadukan – Surabaya
a. Pertama adalah memperkenalkan didunia maya jika selain Tanggulangin ada Gadukan yang juga penghasil tas.
b. Menjelaskan item produk serta kelebihan produk dibandingkan dengan hasil produksi daerah lain.
c. Melakukan dan mempersiapkan brosur dengan teknis yang sederhana baik dalam bentuk foto atau video, namun bisa disajikan di internet sehingga calon pembeli bisa secepatnya mengetahui produk yang ada.
d. Mempelajari cara termurah didalam pengiriman namun tetap aman dan cepat.
2. Kawasan Industri Kripik Kedelai – Sidoarjo
a. Pembuatan contoh atau sample rasa yang bisa dikirimkan ke seluruh peminat di internet dengan teknik promo yang murah meriah.
b. Mempersiapkan kemasan dan cara pengiriman yang aman, sehingga kwalitas masi tetap terjamin.
c. Memperkenalkan ke semua penjual seantero Nusantara dengan menggunakan teknologi internet.
VII. Target :
1. Para UKM melek akan dunia internet dan manfaat yang begitu dahsyatnya.
2. Memperkenalkan produk ke luar daerah tanpa harus keluar daerah.
3. Peningkatan produksi UKM sehingga bisa memutar perekonomian.
VIII. Kesimpulan :
1. Perlu adanya edukasi dalam 3 tahap untuk tepat sasaran.
2. Perlunya suatu wadah konsultasi jika terjadi permasalahan.
Demikian proposal ini kami sampaikan, semoga antara keinginan, tujuan dan kemauan untuk membangun bisa diberikan jalan bagi kelancaran didalam mencapai target.
saya berdomisili di desa yang banyak potensi tapi nyaris blm disentuh tehnologi ke arah usaha produktif, adakah yang berminat untuk bermitra usaha dlm hal ini terutama berkaitan dg usaha makanan dan minuman berbasis tradisional
dari pengrajin songkok
pingin tau informasi kredit lunak untuk ukm binaan deperindag mojokerto jatim soalnya di mojokerto infonya kurang bisa trasparan
trimakasih
ana menunggu balasannya
bisa bantu info alamat ,kalau mau ikut binaan ukm u daerah sidoarjo,tks
bagaimana caranya untuk mendapatkan kredit lunak/modal dari instansi terkait,cuma dengar2 aja di media ada modal lunak tanpa tahu kemana dan dimana bertanya…?
hemat saya agar tetap kepada sasaran hendaklah pemberiaan bnatuan untuk ukm tersebut bukan dana tapi pancing dan kail tank’s
Mohon tanya dimana bisa dapatkan kredit UKM
Saya berkeinginan bisa mendapatkan pinjaman modal usaha bagaiman caranya karna usaha saya di bidang pakaian jadi (kompeksi) berlokasi di komplek Griya Bandung Indah blok J.1 no.29 Desa buah batu kec.bojong soang Kab.Bandung .JABAR. selama saya berusaha kecil berangkat dari modal seadanya dari pribadi sendiri,no telpon saya .081910232598/081392638079.dengan no rekening BCA.2431105375. atas nama ZULFAKARDIN.saya berharap dapat perhatian dari pihak yang memberi modal kerja dan peningkatan produksi.
salam saya.
Zulfakardin.