Mesin Kasir | Barcode | Ritel

BI Akan Perbanyak Pecahan Uang Rp 1.000 Koin (Gantikan Kertas)

Agustus 10, 2009 · & Komentar

Setelah menerbitkan pecahan kertas Rp 2.000, Bank Indonesia (BI) akan menerbitkan pecahan baru dengan nominal Rp 1.000. Berbeda dengan pecahan Rp 2.000 yang berbahan kertas, BI kembali menggunakan bahan logam untuk pecahan Rp 1.000 yang baru.

Uang Koin 1000 an bakal gantikan pecahan 1.000 kertas

Uang Koin 1000 an bakal gantikan pecahan 1.000 kertas

Deputi Direktur Direktorat Pengedaran Uang BI Adnan Djuanda mengatakan, langkah BI menerbitkan uang koin Rp 1.000 yang baru ini untuk menunjang kebijakan BI mengenai koinisasi pecahan kecil.
BI menilai, biaya produksi uang logam lebih murah bila dibandingkan dengan pecahan uang kertas. Selain itu, daya tahan uang logam juga lebih lama jika dibandingkan dengan uang kertas.

Sebagai informasi, selama ini penggunaan uang pecahan kecil dengan nilai Rp 1.000 di masyarakat masih tinggi. Sehingga, kemungkinan adanya kerusakan pada uang-uang pecahan bernilai kecil itu juga masih besar.

Mengenai penerbitan uang baru ini, Adnan melanjutkan, saat ini BI sedang membahas soal desain dengan Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Perum Peruri). ”Targetnya, sebelum sebelum akhir tahun 2009, uang logam Rp 1.000 sudah beredar di masyarakat,” ujar Adnan, kemarin (9/8).

Nantinya, meskipun uang logam baru Rp 1.000 itu sudah beredar, BI belum akan menarik pecahan kertas Rp 1.000. Sebab, pecahan tersebut masih sangat dibutuhkan di masyarakat.
Selanjutnya, BI hanya mencetak uang kertas Rp 1.000 secara terbatas. Dan, setelah uang logam sudah cukup tersedia dan bisa menggantikan uang kertas di pasar, baru BI akan mengurangi peredaran uang kertas Rp 1.000 secara perlahan.

Selain itu, Adnan juga mengatakan, mulai Senin ini (10/8), masyarakat sudah dapat menemukan pecahan kertas Rp 2.000 di bank-bank dan BI. “Jadi masyarakat sudah dapat menukarkan uang mereka dengan pecahan baru Rp 2.000,” katanya.

Pada awal Juli 2009 lalu, BI mengumumkan bahwa uang kertas pecahan Rp 2.000 dengan gambar muka Pangeran Antasari, secara resmi sudah dapat digunakan sebagai alat pembayaran. Tetapi memang saat itu, pecahan Rp 2.000 itu masih dalam proses pencetakan dik Perum Peruri, sehingga belum tersedia di bank-bank ataupun BI.

Penerbitan pecahan Rp 2.000 ini juga sebagai antisipasi hari raya Idul Fitri. Maklum, pada saat hari raya umat muslim ini, biasanya penggunaan uang pecahan kertas bernilai kecil biasanya melonjak. Uang pecahan Rp 2.000 ini bisa menambah suplai uang pecahan Rp 1.000 di pasar. (Kontan)

Kategori: bisnis
Ditandai: , , , , , , , , , , , , , , ,

5 tanggapan so far ↓

Tinggalkan sebuah Komentar

  • Dimanakah Belanja Anda?

  • Ritel Favorite Anda?

  • Kontak Kami:

    (031)70800900
  • Tanya tentang Mesin Kasir

  • Tanya tentang Barcode

  • Web Master:

  • Tag

    aprindo artikel barcode barcode scanner berita berita ekonomi bisnis bisnis eceran carrefour cash register ekonomi franchise gerai grosir hipermarket info informasi kasir komputer komputer kasir krisis ekonomi mall marketing mesin kasir mini market outlet pasar pasar tradisional pasar tradisonal pengecer point of sale retail ritel ritel asing ritel modern sektor riil Software software kasir supermarket swalayan toko ukm umkm umum waralaba
  • Komentar Terbaru

    rokyat di Izin Minimarket Milik Warga Wa…
    edi mulyadi di Alfamart Meluncurkan Program A…
    wawan di Wah!! Pemerintah Bakal Naikan …
    mbuh di Pasar Bebas, Harga Handphone d…
    bonek di Ternyata Knalpot Mercedes Benz…
    santo di Peta Persaingan Bisnis Ritel M…
    bayu di Daftar Menteri Kabinet Indones…
  • Jumlah Pengunjung

    • 588,947 Kunjungan
  • RSS Berita Terbaru

  • RSS Rupiah ke Mata Uang Lainnya (jual) (beli)

  • Yang Sedang Online

  • RSS Gadget Mesin Kasir & Barcode

  • RSS Mini Printer Kasir

  • RSS Barcode Scanner Pilihan

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.