
Salah satu pusat perbelanjaan di Surabaya
Kalangan pengusaha ritel di Jawa Timur (Jatim) tidak mampu memenuhi target penjualan selama Lebaran 2009 sebesar Rp 2,7 triliun. Mereka hanya mampu meraih penjualan sebesar Rp 1,91 triliun atau hanya sekitar 16,65% dari target penjualan 2009 sebesar Rp 11,48 triliun.
Menurut Abraham Ibnu, ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Jawa Timur (Jatim), tak tercapainya target penjualan selama Lebaran itu sempat mengagetkan kalangan pengusaha ritel. Pasalnya, momen Lebaran merupakan tumpuan bagi seluruh pelaku bisnis ritel untuk bisa mencapai target penjualan tahun ini.
Selain itu, lanjut dia, momen Lebaran merupakan puncak penjualan ritel pada tahun ini. “Andaikan target yang ditetapkan saat Lebaran tercapai, untuk mencapai target tahun ini akan lebih mudah. Namun ternyata faktanya memang berbeda. Realisasinya tidak sesuai harapan. Ini menjadi sangat berat bagi pelaku ritel,” kata Abraham, Rabu (30/9).
Berdasarkan catatan Aprindo Jatim, realisasi penjualan ritel sepanjang Januari-Juli 2009 sebesar Rp 4,79 triliun. Sedangkan realisasi penjualan Juli hingga Agustus mencapai Rp1,77 triliun dan realisasi penjualan selama Lebaran mencapai Rp 1,91 triliun.
Dengan demikian, kata dia, realisasi penjualan ritel di Jatim dari Januari hingga September 2009 diperkirakan mencapai Rp 8,48 triliun atau sekitar 73,84% dari target tahun ini.
“Ada sisa Rp 3 triliun yang harus dicapai selama tiga bulan ke depan. Dan ini sangat sulit karena harus ada ekstra Rp 200 miliar per bulan dari rata-rata realisasi penjualan per bulan sebesar Rp 800 miliar,” terang Ibnu.
Jika target tahun ini tidak tercapai, lanjut Ibnu, sulit bagi peritel untuk menetapkan target di tahun depan. “Tidak tertutup kemungkinan penjualan ritel pada 2009-2010 tidak akan sebagus biasanya,” ucapnya.
Ibnu menambahkan, ada sejumlah faktor yang diperkirakan menjadi penyebab rendahnya pencapaian penjualan ritel tahun ini, seperti adanya pergeseran pola belanja di kalangan masyarakat. (Investor Daily)




October 1st, 2009
mesin kasir
Posted in Uncategorized
Tags: 