<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Masih Adanya &#8216;Mafia Berkeley&#8217; di Kabinet Halangi Kemandirian Ekonomi</title>
	<atom:link href="http://indocashregister.com/2009/10/29/masih-adanya-mafia-berkeley-di-kabinet-halangi-kemandirian-ekonomi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://indocashregister.com/2009/10/29/masih-adanya-mafia-berkeley-di-kabinet-halangi-kemandirian-ekonomi/</link>
	<description>Sistem informasi dunia ritel Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 May 2012 02:51:38 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
	<item>
		<title>By: NURDJAEDI</title>
		<link>http://indocashregister.com/2009/10/29/masih-adanya-mafia-berkeley-di-kabinet-halangi-kemandirian-ekonomi/#comment-3673</link>
		<dc:creator>NURDJAEDI</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Dec 2009 10:05:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://indocashregister.com/?p=2588#comment-3673</guid>
		<description>Sayang seribu kali sayang, Kabinet SBY Jilid dua agak cacat dengan hebohnya kasus Korupsi berjamaah di BANK CENTURY. Publik sudah terlanjur mengetahui siapa yang berbuat dan siapa yg harus bertanggung jawab. Kalau masih bercokol orang2 yg mengucurkan aliran dana korupsi 6,7 Trilyun di Kabinet SBY, maka sudah selayak kita berdoa : Semoga masih ada harapan INDONESIA untuk maju, Kita pesimis, bagaimana mau memberantas korupsi kalau didalam kabinetnya ada juga yang membantu para koruptor di BANK CENTURY. Hukum ga jelas, maling teriak maling, dan ekonomi stagnasi..., karena Dunia memantau Kita.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sayang seribu kali sayang, Kabinet SBY Jilid dua agak cacat dengan hebohnya kasus Korupsi berjamaah di BANK CENTURY. Publik sudah terlanjur mengetahui siapa yang berbuat dan siapa yg harus bertanggung jawab. Kalau masih bercokol orang2 yg mengucurkan aliran dana korupsi 6,7 Trilyun di Kabinet SBY, maka sudah selayak kita berdoa : Semoga masih ada harapan INDONESIA untuk maju, Kita pesimis, bagaimana mau memberantas korupsi kalau didalam kabinetnya ada juga yang membantu para koruptor di BANK CENTURY. Hukum ga jelas, maling teriak maling, dan ekonomi stagnasi&#8230;, karena Dunia memantau Kita.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dira</title>
		<link>http://indocashregister.com/2009/10/29/masih-adanya-mafia-berkeley-di-kabinet-halangi-kemandirian-ekonomi/#comment-3672</link>
		<dc:creator>dira</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 08:36:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://indocashregister.com/?p=2588#comment-3672</guid>
		<description>Utang memiliki justifikasi ilmiah dalam teori-teori ekonomi liberal... karena itu, mengelola negara tanpa utang rasanya sulit dilakukan, kecuali jika seluruh pondasi ilmu ekonomi yg dianut oleh para ekonom dirombak total...
Sy sebagai orang awam kadang bingung, kenapa rasio utang suatu negara dibandingkan dg PDB (angka &quot;amannya&quot; sekitar 35 - 40% PDB), padahal kita membayarnya dg APBN...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Utang memiliki justifikasi ilmiah dalam teori-teori ekonomi liberal&#8230; karena itu, mengelola negara tanpa utang rasanya sulit dilakukan, kecuali jika seluruh pondasi ilmu ekonomi yg dianut oleh para ekonom dirombak total&#8230;<br />
Sy sebagai orang awam kadang bingung, kenapa rasio utang suatu negara dibandingkan dg PDB (angka &#8220;amannya&#8221; sekitar 35 &#8211; 40% PDB), padahal kita membayarnya dg APBN&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

