Mesin Kasir | Barcode | Ritel

Segera Hadir Software Untuk Ajukan Proposal Kredit Bagi UKM

Oktober 30, 2009 · & Komentar

Kementerian Negara Koperasi dan UKM (Kemeneg KUKM) merancang piranti lunak (software) proposal kredit bagi pelaku usaha mikro dan kecil (UMK).

Software untuk bantu UKM dalam pengajuan kredit

Software untuk bantu UKM dalam pengajuan kredit

“Selama ini kendala mereka ketika mengajukan kredit adalah masih kesulitan dalam menyusun proposal kredit sehingga kesempatan memperoleh kredit sudah gagal pada awal permohonan kreditnya,” kata Deputi Menteri Negara Koperasi dan UKM Bidang Pengembangan dan Restrukturisasi Usaha, Chairul Djamhari di Jakarta, Kamis.

Ia mengatakan, pihaknya mengupayakan untuk menjadikan proposal kredit yang representatif dalam bentuk software agar lembaga keuangan dapat melihat kondisi usaha dan keuangan termasuk langkah-langkah yang akan ditempuh pelaku UMK untuk mendanai kegiatannya.

Selain itu, dengan proposal yang baik, perbankan dapat melakukan penilaian awal kelayakan UMK untuk memperoleh kredit melalui beberapa hal di antaranya laporan keuangan, performa cashflow (arus kas), prognosis pendapatan, dan biaya.

“Dan untuk mendapatkan model proposal kredit yang baik kami menggelar lomba penyusunan proposal kredit bagi UMK dan skim alternatif pembiayaan,” kata Chairul.

Menurut dia, hal itu penting agar dapat mendorong berbagai pihak untuk membantu UMK mempersiapkan panduan proposal kredit bagi berbagai sektor usaha termasuk untuk mengurangi risiko kegagalan.

Di samping itu juga untuk memperbesar peluang UMK agar dapat memperoleh skim alternatif pembiayaan yang dapat diimplementasikan ke berbagai sektor. “Melalui lomba kita harapkan tersedia panduan proposal kredit yang sesuai dengan bidang usaha UMK,” katanya.

Pihaknya berhasil menjaring model-model yang dapat memfasilitasi alternatif pembiayaan UKM dari masyarakat setelah pelaksanaan lomba tersebut.

Untuk kategori pertanian, perikanan, peternakan, dan perkebunan, skema alternatif pembiayaan UMKM yang disusun Anwardin dari Sulawesi Selatan sukses menjadi pemenang.

Pemenang lain untuk kategori perdagangan adalah Achmad Subagyo dari Jakarta, Umi Azizah dari DIY (kategori industri kecil/produksi), dan Joseph JLM Mandang dari Sulawesi Utara (kategori jasa).

Sedangkan untuk penyusunan proposal kredit bagi UMK adalah Abbas Said Subagyo dari DIY, Jerry Irgo dari DIY, Slamet dari Jawa Tengah, dan Ali Mas`ud dari Jawa Timur.

Jumlah peserta sebanyak 115 dari seluruh Indonesia terbagi menjadi dua yakni 67 untuk peserta lomba proposal kredit dan 48 peserta lomba skim alternatif. (Investor)

Kategori: berita · econimic
Ditandai: , , , , , , , , , , ,

6 tanggapan so far ↓

Tinggalkan sebuah Komentar

  • Dimanakah Belanja Anda?

  • Ritel Favorite Anda?

  • Kontak Kami:

    (031)70800900
  • Tanya tentang Mesin Kasir

  • Tanya tentang Barcode

  • Web Master:

  • Tag

    aprindo artikel barcode barcode scanner berita berita ekonomi bisnis bisnis eceran carrefour cash register ekonomi franchise gerai grosir hipermarket info informasi kasir komputer komputer kasir krisis ekonomi mall marketing mesin kasir mini market outlet pasar pasar tradisional pasar tradisonal pengecer point of sale retail ritel ritel asing ritel modern sektor riil Software software kasir supermarket swalayan toko ukm umkm umum waralaba
  • Komentar Terbaru

    rokyat di Izin Minimarket Milik Warga Wa…
    edi mulyadi di Alfamart Meluncurkan Program A…
    wawan di Wah!! Pemerintah Bakal Naikan …
    mbuh di Pasar Bebas, Harga Handphone d…
    bonek di Ternyata Knalpot Mercedes Benz…
    santo di Peta Persaingan Bisnis Ritel M…
    bayu di Daftar Menteri Kabinet Indones…
  • Jumlah Pengunjung

    • 588,947 Kunjungan
  • RSS Berita Terbaru

  • RSS Rupiah ke Mata Uang Lainnya (jual) (beli)

  • Yang Sedang Online

  • RSS Gadget Mesin Kasir & Barcode

  • RSS Mini Printer Kasir

  • RSS Barcode Scanner Pilihan

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.