JAKARTA (bisnis.com): Kementerian Negara Koperasi dan UKM menegaskan 90 titik pembangunan dan revitalisasi pasar tradisional dan lokasi pedagang kreatif lapangan (PKL) di seluruh Indonesia akan rampung pada akhir Desember tahun ini.
Deputi Bidang Pemasaran dan Jaringan Usaha Kementerian Negara Koperasi dan UKM, Ikhwan Asrin, mengemukakan hingga saat ini telah diselesaikan sejumlah 27 titik pasar. Sejumlah 40 titik lainnya mencapai 70%–99%.

Pasar Tradisional
“Sejumlah 23 titik lainnya akan diselesaikan secara bertahap, meski saat ini persentasenya bervariasi 20%–69%. Perkembangannya akan kami monitoring setiap hari,” ujar Ikhwan.
Dana pembangunan dan revitalisasi pasar tradional serta PKL diambil dari stimulus fiskal 2009 sehingga harus diselesaikan pada tahun ini. Pada tahap awal, revitalisasi dan pembangunan ditetapkan pada 91 titik dengan anggaran Rp100 miliar.
Jumlahnya berkurang jadi 90, karena salah satu daerah penerima dana stimulus di Kalimantan Timur, tidak siap menyelesaikan pembangunan. Karena pengerjaan pembanguan sudah dekat, pemerintah membatalkannya.
“Sembilan pemerintah kabupaten/kota daerah menyatakan siap menyelesaikan program itu, meski DIPA {Daftar Isian Pelaksanaan Angggaran] pembangunan baru disetujui pada Oktober. Kami optimistis tujuh titik itu selesai, karena pembangunan pasar tradisional cukup sederhana,” ujar Ikhwan.







