Peritel minimarket PT Indomarco Prismatama (Indomaret) menargetkan penjualan pada 2010 bertumbuh sekitar 30%. Direktur Pemasaran Indomaret Laurensius Tirta Widjaja mengatakan, omzet per hari Indomaret berkisar Rp 10-15 juta per gerai. Dia menambahkan, pertumbuhan penjualan pada 2010 didukung oleh ekspansi penambahan sekitar 700-800 gerai baru.
Gerai Indomaret
Selain itu, pertumbuhan penjualan ditopang oleh proyek pemasaran merchandise Piala Dunia 2010 yang dijadwalkan selama Januari-medio Juni 2010. Menurut Laurensius, proyek tersebut menelan investasi sebesar Rp 100 miliar, sekitar 5% di antaranya untuk membayar ongkos lisensi kepada Global Brands Group (GBG).

“Tahun lalu, penjualan Indomaret berkisar Rp 11-12 triliun dan tahun ini (2009) ditargetkan tumbuh 25%. Setidaknya, pada 2010 bisa bertumbuh sama atau lebih, sekitar 30%. Selain itu, dengan penjualan merchandise Piala Dunia 2010, kami optimistis, konsumen Indomaret yang saat ini sekitar 6 juta orang bisa melonjak,” tutur Laurensius di Jakarta, Selasa (8/12).

Dia menambahkan, sekitar 750 toko baru ditargetkan segera beroperasi pada semester pertama 2010. Dia menuturkan, hingga akhir November 2009, jumlah gerai Indomaret mencapai 3.812 unit yang tersebar di Jawa, Bali, dan Medan. Hingga akhir 2009, ujar dia, gerai Indomaret diperkirakan mencapai 3.900 toko. “Tahun 2010, kami menargetkan membuka 700-800 gerai, sekitar 705 unit di antaranya diupayakan beroperasi pada semester pertama,” kata dia.

Ia menambahkan, biasanya, pada semester kedua, Indomaret fokus untuk target tahun berikutnya. Indomaret akan mengoptimalkan ekspansi di Bali dan Sumatera, yakni Medan dan Lampung. Saat ini, juga dianalisis peluang di Makassar untuk merintis pasar di kawasan Indonesia Timur.

Menurut dia, saat ini sekitar 44% gerai Indomaret berstatus waralaba. “Saat ini, jumlah gerai yang waralaba adalah 1.681 toko. Pada 2010, kami targetkan bisa menjadi 50%. Menurut saya, itu bentuk go public yang sebenarnya karena langsung dimiliki masyarakat,” katanya.

Menurut Laurensius, investasi untuk satu gerai Indomaret seluas 100 meter persegi berkisar Rp 200-250 juta, sedangkan untuk luas sekitar 200 meter persegi mencapai Rp 350 juta. “Investasi itu belum termasuk tempat. Tapi, itu sudah termasuk franchise fee. Kami mematok, pay back bisa tercapai 4 tahun,” kata Laurensius. (Investor Daily)