Pemerintah menyediakan dana sedikitnya Rp20 miliar dari APBN 2010 untuk membiayai berbagai program pengembangan wirausaha baru UKM yang berbasis inovasi dan teknologi, termasuk iknubator bisnis.
Asril Fitri Syamas, Ketua Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia (AIBI), mengatakan inkubator bisnis merupakan lembaga intermediasi yang ikut berperan dalam menumbuhkembangkan wirausaha baru kecil dan menengah, yang berbasis inovasi melalui proses inkubasi bisnis pada usaha baru, dengan memberikan pelayanan fasilitas, asistensi, dan konsultasi serta akses permodalan.
“Usaha baru umumnya mengandung risiko tinggi, sehingga kelangsungan hidupnya rentan. Dengan proses inkubasi, maka risiko kegagalan dapat ditekan,” ujarnya hari ini di sela-sela workshop AIBI di kantor BPPT.

Program UKM
Dia menuturkan tenant inkubator bisnis yang mengembangkan usaha baru berbasis inovasi, umumnya memiliki karakteristik seperti pengembang ide, berasal dari kampus (mahasiswa dan sarjana baru) dan lembaga penelitian.
Selain itu juga memiliki nilai tambah yang tinggi, menjawab persoalan masyarakat, pengetahuan dan pengalaman bisnis yang minim, dan keterbatasan modal.
Saat ini, katanya sudah ada 16 anggota AIBI di seluruh Indonesia yang terdiri atas lembaga swasta dan perguruan tinggi yang menjadi lembaga intermediasi.
Dia menjelaskan inkubator bisnis di Indonesia mulai tumbuh dan berkembang sejak 1990-an. Pada 1995, dalam rangka pertukaran informasi dan pengalaman serta mensinergikan kemampuan, kata dia, AIBI dibentuk dengan pendiri 12 inkubator bisnis.
Asril mengatakan seusai workshop juga diselenggarakan rapat anggota tahunan 2009 AIBI. “Diharapkan dengan RAT ini AIBI bisa berperan lebih aktif lagi, seperti [menjadi] penyelenggara komunikasi antaranggota, meningkatkan kapasitas kemampuan melalui pelatihan bagi SDM pengelola inkiubator bisnis,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan programnya, kata Asril, AIBI bekerja sama dengan Kementerian KUKM, Departemen Perindustrian, BPPT, dan badan pemerintah lainnya. (sumber : bisnis.com)








4 tanggapan kepada “Program UKM Dialokasikan Rp 20 Milliar Oleh Pemerintah”
Dangstars
Desember 22nd, 2009 pukul 19:44
Semoga alokasinya tepat pada sasaran
Artono
Desember 22nd, 2009 pukul 21:48
MAJULAH INDONESIAKU!!!
cartipan
Januari 1st, 2010 pukul 10:08
usaha saya percetakan membutuhkan modal yang bunga ringan bisa tidak pakai program ukm
Aas Rohmat
Maret 9th, 2010 pukul 09:49
itu dibagikan langsung ke UKM atau melalui inkubator?..