Pertumbuhan Ekonomi Cina Lebih Tinggi Berdasar Perubahan Hasil Kalkulasi PDB

pertumbuhan ekonomi cina

pertumbuhan ekonomi cina

BEIJING. China merevisi pertumbuhan ekonomi untuk tahun 2008. Badan Statistik China, akhir pekan lalu, mengoreksi pertumbuhan ekonomi tahun lalu menjadi 9,6%, lebih tinggi daripada hitungan terdahulu, 9%.

Pertumbuhan ekonomi China menjadi lebih tinggi, mengikuti perubahan hasil kalkulasi Produk Domestik Bruto (PDB) di Negeri Tembok Raksasa. Dalam hitungan versi terbaru Badan Statistik, PDB China di 2008 sebesar 31.405 triliun yuan (setara US$ 4,6 triliun), lebih tinggi daripada hasil terdahulu, 30.067 triliun yuan.

Data PDB 2008 terbaru lebih besar 4,4% daripada hasil hitungan pertama. Kejadian serupa pernah terjadi di 2005. Saat itu, Badan Statistik mengumumkan revisi PDB tahun 2004 yang lebih tinggi 17% dibandingkan data awal.

Kepala Biro Perhitungan Ekonomi China, Peng Zhilong, menyatakan, perubahan hitungan di 2008 itu tidak membawa imbas yang besar bagi target dan estimasi di tahun ini. “Nilai dasar perhitungan PDB memang berubah, tapi target pertumbuhan tidak banyak berbeda,” ujar Peng. Pemerintah China menargetkan pertumbuhan ekonomi tahun ini lebih dari 8%.

Angka terbaru PDB 2008 yang diumumkan China sesuai dengan prediksi Dana Moneter Internasional (IMF). Dalam proyeksi IMF, China akan menggeser posisi Jepang sebagai ekonomi terbesar di Asia, sejak akhir 2010.

David Cohen, ekonom lembaga riset Action Economic di Singapura, berpendapat, pertumbuhan China berjalan cepat karena semakin banyak penduduk negeri itu yang beralih profesi. “Yakni, dari sektor agraris ke sektor yang lebih modern, industri dan jasa,” ujarnya.

Yang jelas, hasil kalkulasi terbaru itu menempatkan China jauh di atas negara-negara lain yang menjadi mesin ekonomi dunia. Sebagai perbandingan, ekonomi Amerika Serikat (AS) tumbuh kurang dari 1% di 2008. Ekonomi Jepang justru turun 1,2%. Lalu, India tumbuh 6,7% tahun lalu.

Revisi lazim terjadi

Merevisi statistik ekonomi tahun-tahun lampau merupakan kelaziman di China. Peng mengakui, PDB untuk tahun 2005-2007 masih akan direvisi, mengikuti hasil sensus terbaru. “Revisi kenaikan nilai PDB China kerap terjadi, dan sudah tidak mengejutkan,” ujarLu Ting, ekonom Bank of America-Merrill Lynch yang berkantor di Hong Kong.

China tahun lalu juga merevisi pertumbuhan 2007. Biro Statistik, April 2008, merevisi angka pertumbuhan 2007 menjadi 11,9% dari semula 11,4%. Revisi pertumbuhan terjadi di sektor telekomunikasi dan ritel. (sumber : kontan online)

Artikel Menarik Lainnya:

Tips:Mengatasi Sudah pasang UPS tapi komp kasir saya masih sering restart/mati? @ mesinkasir
Daftar 100 Orang Terkaya di Dunia 2010 (Update)
Memperketat Izin Waralaba Asing Sudah Cukupkah?
3 Element Penting Suatu Perusahaan

1 Comment

  1. Masdilla says:

    Saya yakin china akan menjadi kekuatan ekonomi dunia dan akan menyaingi amerika, jepang dan negara2 eropa lainnya…

Leave a Comment