PHK Akibat AC-FTA Dipantau Oleh Pemerintah

karyawan pabrik

karyawan pabrik

Pemerintah akan memantau kemungkinan terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat penerapan perjanjian perdagangan bebas dengan Tiongkok dan Asean (Asean-China Free Trade Agreement/AC-FTA). Pemantauan tersebut bakal dilakukan di empat kawasan, yaitu Jabodetabek, Surabaya dan sekitarnya, Medan dan Batam, serta Makassar.

“Keempat wilayah tersebut merupakan basis kawasan industri. Karena itu, kami ingin mengantisipasi kemungkinan adanya PHK akibat dari perdagangan bebas dengan  Tiongkok-Asean,” kata  Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar, di Jakarta, Selasa (19/1).

Selain memantau kemungkinan terjadinya PHK, pemerintah akan memetakan sektor-sektor industri yang bakal terkena dampak  pemberlakuan perdagangan bebas. Dengan begitu, pemerintah dapat segera mencari jalan keluar  untuk mengatasinya. “Kami akan melihat dampak langsungnya, khususnya di industri manufaktur nasional yang di dalamnya terdapat sekitar 5 juta tenaga kerja,” tutur dia.

Menurut Muhaimin, pihaknya telah menugaskan Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Myra M Hanartani untuk melakukan pemantauan tersebut.

Muhaimin juga  berharap pemberlakuan CAFTA dapat dilihat sebagai peluang untuk menciptakan lapangan kerja. Peluang tersebut di antaranya adalah dari industri-industri berorientasi ekspor yang kemungkinan dapat memperluas pasar. “Untuk itu,  kualitas barang yang diekspor harus baik sehingga dapat bersaing,” ujar dia.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Djimanto memperkirakan 7,5 juta orang bakal terkena PHK akibat  penerapan perdagangan bebas dengan Tiongkok-Asean. “Kalau tidak ada upaya pemerintah untuk mengatasi permasalahan perdagangan bebas akan tercipta 7,5 juta penganggur,” papar dia.

Sementara itu, data Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi menunjukkan,  jumlah korban PHK per akhir Desember 2009 mencapai 68.204 orang. Sedangkan, jumlah pekerja yang dirumahkan sebanyak 27.860 orang sepanjang 2009. (sumber: investor indonesia)

Artikel Menarik Lainnya:

Kuburan Di Jepang Menggunakan Barcode @ mesinkasir
Tips Struk Mesin Kasir Sebagai Alat Kontrol Kecurangan Kasir
Nyatanya, Baru 3 Hotel yang Miliki ISO Manajemen
Inilah 10 Kunci Sukses Bisnis Ritel di Masa Depan

2 Comments

  1. ipul says:

    Wah duh PHK lagi neh, mudah-mudahan yang terkena dampaknya diberi ketabahan.

    maaf saya numpang pasang link blog.
    http://cvselatsunda.blogspot.com

  2. j says:

    lha itu….re-negosiasi CA-FTA ? lha kemaren menteri itu ngapain aja ya……….?

Leave a Comment