Prediksi Kenaikan Impor Mesin Cetak (Printer dan Fotocopy) sekitar 10%

mesin cetak

mesin cetak

JAKARTA. Asosiasi Distributor Resmi Mesin Fotocopy Warna dan Mesin Multifungsi Berwarna (Adminkom) optimistis impor mesin cetak berupa printer, mesin fotokopi maupun peralatan cetak multifungsi akan mengalami peningkatan di tahun 2009. Alasannya yang paling utama adalah adanya tren nilai tukar rupiah yang mulai stabil.

“Kami optimistis pada tahun ini akan ada kenaikan impor 10%,” jelas ketua Adminkom, Michael Roring kepada KONTAN, kemarin. (29/1). Ia menambahkan, kenaikan impor mesin printer, fotokopi maupun multifungsi di tahun 2010 itu merupakan akibat oleh stabilitas ekonomi dan politik.

Ini berbeda dengan kondisi tahun tahun 2009, dimana krisis ekonomi dunia masih mencekik Indonesia, sehingga importir mesin cetak mengalami penurunan permintaan terutama mesin cetak kelas atas, mesin fotokopi berwarna dan multifungsi. Menurut Michael, impor selama tahun 2009 terbantu dengan kenaikan penjualan produk printer untuk ritel yang masuk sebagai kategori low end.

“Tahun 2008 ada kenaikan impor terutama produk low end tapi tidak banyak,” kata Michael yang tidak merinci kenaikannya. Sebaliknya terjadi pada jenis mesin cetak berwarna seperti mesin printer kelas atas dan mesin fotokopi berwarna yang mencatat penurunan di tahun 2009.

Penurunan penjualan mesin printer kelas atas juga mesin fotokopi berwarna tersebut terjadi karena krisis global yang berdampak kepada pelaku usaha. Sehingga, pelaku usaha terutama kalangan corporate menghentikan ekspansinya termasuk melakukan pengadaan mesin. (sumber: kontan online)

Artikel Menarik Lainnya:

Harga Kedelai Meroket, Pedagang dan Produsen Tahu Menjerit
Inilah 5 Perusahaan Amerika Yang Terkait Kasus , Benarkah CIA Bekingi Mereka?
Cara Menang Pasar Tradisional dari Ritel Modern
Cara Mudah Memilih Mesin Kasir Sesuai Kebutuhan @ mesin kasir

Leave a Comment