Hebat!! Alfamart Akan Buka 100 Gerai Mini Market di Vietnam

Franchise Alfamart

Franchise Alfamart

PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (SAT) selaku induk minimarket Alfamart mulai melebarkan sayap usahanya. Waralaba lokal itu kini membidik pasar luar negeri. Rencananya, pada akhir Maret 2010, mereka membuka gerai di Vietnam. Nota kerja sama atau MoU dengan pihak terkait di Vietnam pun sudah ditandatangani.

Berbeda dengan di Indonesia yang memberlakukan sistem franchise (waralaba) untuk sebagian gerai yang dibuka, sistem yang digunakan di Vietnam nanti berbeda. “Kami sistem kerja sama saja, yakni menggandeng perusahaan di sana. Yang pasti, sedikitnya 40 persen (dari nilai) investasi kami keluarkan sendiri dari cash flow perusahaan,” ujar Solihin, corporate affair director Alfamart, kemarin (8/3).

Franchise tidak digunakan, lanjut Solihin, karena sistem tersebut kurang tepat untuk langkah awal penjajakan pasar di luar negeri. “Kalau franchise itu kan istilahnya kami menjual hak kekayaan intelektual saja untuk digunakan, kemudian mendapat royalti atau fee. Kami ingin menggali potensi lebih baik lagi,” ulas Solihin.

Solihin belum bisa menyebut jumlah investasi untuk pengembangan di sana. Menurut dia, semua masih dalam penghitungan dan mungkin baru bisa diketahui pekan depan. “Semua detailnya mungkin dalam waktu dekat. Termasuk apakah akan tetap menggunakan nama Alfamart atau tidak,” terangnya.

Nanti Alfamart bekerja sama dengan dua partner lokal (Vietnam). Satu di antaranya adalah perusahaan pemerintah Vietnam, semacam BUMN di Indonesia. Yakni, salah satu perusahaan pos di sana. “Saya lupa namanya, yang pasti lembaga itulah yang ditunjuk pemerintah sana untuk mewakili. Kemudian, perusahaan itu juga yang akan menunjuk perusahaan lokal untuk pihak ketiga,” ujarnya.

Dari hasil penandatanganan kerja sama yang sudah terjadi beberapa waktu lalu, pihak Alfamart dan partnernya di Vietnam sepakat untuk segera mengembangkan minimarket seperti yang terjadi di Indonesia.

Sementara itu, Komisaris SAT Djoko Susanto dalam keterangan resminya di situs Alfamart menargetkan pertumbuhan seratus gerai di Vietnam dalam setahun ini. Kebutuhan investasi pada tahun pertama ini diperkirakan mencapai Rp 200 miliar dan Alfamart akan mengucurkan dana segarnya Rp 50 miliar. (sumber : jawa pos)

Artikel Menarik Lainnya:

Akankah Indonesia, Akan Menjadi Raksasa Ekonomi Baru Dunia?
Presiden SBY: Kenaikan Harga Menjelah Lebaran Dianggap Wajar
Omset Ritel Amerika Serikat Akhir 2010 Meningkat 5,5 Persen
Pertamina Siap Bersaing Pasca Pembatasan BBM Bersubsidi

3 Comments

  1. awas menggusur pasar tradisional vietnam (jangan sampai kaya indonesia)

  2. sri subekti says:

    bagus untuk PT SAT atas rencananya melebarkan sayap ke vietnam, tp mungkin akan labih baik lagi bila masalah NBH (NILAI BARANG HILANG) dicarikan solusi yang lebih bijaksana, tanpa harus selalu mengorbankan karyawan. dan akan lebih bagus lagi kalau PT SAT mau mengeluarkan modal lagi untuk menginvestasikan atas pembelian tekhnologi untuk stockist barang dagangan baik di toko maupun di DC, agar laporan stock tidak bisa dimanual atau diklop in.

  3. solihin sarbini says:

    Saya mempunyai tempat dan bangunan di pinggir jalan Cemerlang Kota madya Sukabumi, Luas tanah 260 m2 Luas Bangunan 185 m2. Kondisi bangunan 100% baru ( baru selesai dibangun dan belum pernah di isi oleh siapapun ).

    Tempat tersebut akan dikontrakan, bila PT Sumber Alfaria Trijaya berminat dengan tempat saya silahkan hubungi saya di 0877-201-000-99. Terima kasih.

Leave a Comment