Pakai Kantong Singkong Bisa Memperoleh Penghargaan Dari KLH

kantong plastik biodegradable (ramah lingkungan)

kantong plastik biodegradable (ramah lingkungan)

Asosiasi Persampahan Indonesia (Indonesia Solid Waste Association/ InSWA) akan memberikan penghargaan kepada 20 retailler yang telah menggunakan kantong plastik biodegradable, kantong ramah lingkungan berbahan dasar singkong.

“Penghargaan itu bertujuan untuk memberi semangat dan motivasi kepada retailler agar menggunakan kantong yang ramah lingkungan,” kata Ketua Umum InSWA, Sri Bebassari yang dihubungi Antara di Jakarta, Selasa.

Untuk memberikan penghargaan itu, InSWA akan bekerjasama dengan Kementerian Negara Lingkungan Hidup (KLH) dan pemprov DKI Jakarta.

Dia mengatakan penghargaan direncanakan diberikan pada saat peringatan Hari Lingkungan Hidup 5 Juni atau peringatan Hari Jadi Kota Jakarta setiap 22 Juni.

Sedangkan 20 retailler tersebut antara lain Indomaret, Alfamart, Carrefour, Superindo, Apotik Century, dan Kemchick.

Plastik biodegradable digunakan oleh 20 retailler untuk menggantikan plastik konvensional yang butuh 500 – 1000 tahun terurai di alam.

“Plastik biodegradable dengan bahan dari singkong mudah terurai, hanya butuh sekitar dua tahun, bahkan ada yang dua bulan terurai,” katanya.

Sri merasa terkejut dengan banyaknya retailler yang mendukung penggantian kantong plastik konvensional, karena peraturan pemerintah turunan dari UU Persampahan sendiri belum dibuat oleh pemerintah.
Penggunaan kantong plastik biodegradable sendiri terkait dengan target pemprov DKI Jakarta yang ingin pada 2011, Jakarta bisa bebas dari penggunaan kantong plastik.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menyatakan, Pemprov bersama Kadin DKI menargetkan Jakarta bebas dari penggunaan kantong plastik pada 2011 karena sifat bahan plastik yang sulit terurai secara alami, sehingga dinilai berbahaya.

“Kita akan menyiapkan tas untuk menggantikan plastik dari bahan daur ulang atau bahan yang tidak mencemari lingkungan,” tutur Fauzi Bowo seusai bertemu Kadin DKI di Balaikota Jakarta, 8 Februari lalu.

Asosiasi ritel disebut gubernur akan menjadi pionir untuk berhenti menggunakan kantong plastik untuk membungkus belanjaan konsumen, dan menggantinya dengan tas yang menggunakan bahan tidak berbahaya.  (sumber : investor indonesia)

Artikel Menarik Lainnya:

Barcode, Pengertian dan Kegunaan.. @mesinkasironline
Laba Carrefour 2008 turun 45% @ Mesin Kasir
Video Rekaman CCTV Waktu Pelaku Meledakan Bom Bunuh Diri di Lobi Hotel
Tips Belanja Cerdas Di Supermarket

Leave a Comment