Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah berupaya mengintensifkan program 1.001 sarjana yang menjadi wirausahawan baru untuk mengurangi jumlah pengangguran. Mardjoko Pratomo, Asisten Deputi Urusan Monitoring dan Evaluasi Diklat Kementerian Koperasi dan UKM, mengatakan telah menyosialisasikan program tersebut di 12 daerah untuk menjaring pegusaha baru. “Harus diakui, hampir 80% sarjana baru lebih berorientasi mencari kerja dibandingkan dengan menjadi wirausahawan,” katanya di Bandung, hari ini.

Diharapkan lulusan perguruan tinggi lebih banyak yang menjadi wirausaha dan menciptakan lapangan kerja
Menurut dia, untuk memupuk semangat wirausaha bukan perkara mudah, apalagi melihat masih minimnya minat untuk menjadi pengusaha baru. Padahal, kata dia, jumlah pengangguran di daerah terus meningkat karena serapan lapangan kerja tidak sebanding dengan jumlah lulusan perguruan tinggi.
Kemenkop dan UKM telah meluncurkan program 1.001 wirausaha pada tahun lalu dengan terget menjaring sebanyak-banyaknya pelaku usaha baru.
Hingga saat ini, kata Mardjoko, pihaknya telah menerima sedikitnya 6.100 peminat program tersebut dari 12 daerah, di mana sebanyak 300 di antaranya telah mengajukan proposal rencana bisnis yang akan dirintis. “Angka 1.001 sebenarnya hanya simbol, bukan target sesungguhnya. Namun, kami berharap pengajuan proposal yang masuk sebanyak-banyaknya,” ujarnya.
Dia mengatakan proposal usaha yang dianggap potensial rencananya akan dibantu dalam hal pembiayaan melalui Lembaga Pembiayaan Dana Bergulir (LPDB). Namun begitu, Kementerian Koperasi dan UKM tidak membuat target berapa pembiayaan melalui LPDB tersebut secara spesifik.
Dia mengatakan kebutuhan pendanaan setiap calon pengusaha berbeda, tergantung jenis usaha apa yang akan dijalankan. “Proposal yang dianggap layak akan mendapatkan fasilitasi,” ujarnya.
Mardjoko berharap perguruan tinggi di Indonesia membentuk semacam unit pelayanan untuk merangsang minat mahasiswa menjadi wirausahawan.
Mame S. Sutoko, Rektor Universitas Widyatama, mengakui sebagian mahasiswanya masih lebih berorientasi mencari kerja dibandingkan dengan menjadi pengusaha. Tetapi, kata dia, Widyatama telah membuat beberapa program untuk merangsang minat mahasiswa menjadi pengusaha, antara lain dengan mendirikan perusahaan milik universitas yang dikelola oleh mahasiswa.
Sumber: Bisnis








2 tanggapan kepada “Program 1001 Sarjana Jadi Wirausaha Diharapkan Mencetak Banyak Pengusaha Muda”
Ade Muslimat,S.Mn
Agustus 1st, 2010 pukul 12:47
saya salah satu lulusan sarjana manajemen dari UT (Universitas Terbuka) yang mencoba jadi wirausaha dibidang pendidikan, yaitu membuka lembaga kursus/les untuk anak-anak TK dan SD. Mudah-mudahan dengan program ini saya mendapat bantuan modal pembiayaan untuk mengembangkan usaha ini misalnya menambah fasilitas buku-buku bacaan, fasilitas alat peraga dan permainan untuk proses pengajaran pada anak didik kami. Mohon info dan persyaratannya bagaimana saya bisa mendapat bantuan pembiayaan untuk wirausaha ini. terima kasih..
khoirul anwar
Agustus 14th, 2010 pukul 10:23
Saya salah satu lulusan sarjana salah satu universitas swasta d banyuwangi, keinginan kami menjadi wira usaha sangatlah besar, Tempat tinggal kami di desa dan minimnya ketersediaan pinjaman modal merupakan kendala kami untuk mewujudkan keinginan tersebut,,,
Program ini merupakan program yang sangat kami tunggu,akan tetapi hanya kurang sosialiasasi.
kami berencana mendirkan usaha di bidang peternakan ( Kambing Etawa )