Awas! Akuntan Publik Palsu Banyak Berkeliaran

Dengan jumlah penduduk 230 juta jiwa, jumlah akuntan publik yang hanya 920 orang saat ini dinilai tidak mencukupi. Akibatnya, ratusan akuntan publik palsu berkeliaran mencari untung. ”Jumlah akuntan publik di Indonesia sebenarnya hanya 920 orang yang bergabung di 501 kantor,” ujar Ketua Umum Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) Tia Adityasih kemarin (20/8).
Akuntan Publik
Pihaknya menengarai, ratusan akuntan publik palsu berkeliaran karena instansi pemerintah maupun swasta yang perlu diaudit di Indonesia berjumlah ribuan. Tetapi, tugas anggota IAPI tidak bertambah. Sebagai contoh, pihaknya pernah menemukan sebuah perusahaan yang ikut tender mengatakan telah mendapatkan audit dari seorang akuntan publik.

Tapi ternyata, akuntan publik itu merasa tidak pernah menandatangani berkas audit tersebut. ”Ternyata, banyak oknum yang mengaku akuntan publik dengan memakai register dan stempel akuntan publik asli,” kata dia.

Praktik seperti itu banyak ditemukan karena setiap perusahaan yang ikut tender harus menyertakan dokumen audit dari akuntan publik. Karena banyak perusahaan yang tidak ingin mengeluarkan uang dalam jumlah besar, mereka menggunakan jasa akuntan publik palsu. ”Biayanya cuma ratusan ribu. Tentu saja perusahaan yang ikut tender pilih mereka,” lanjutnya.

Jika dibandingkaan dengan negara lain, jumlah akuntan publik di Indonesia memang sangat sedikit. Bayangkan, Singapura yang jumlah penduduknya hanya 5 juta memiliki akuntan publik 15.000 orang. Demikian pula, Thailand yang jumlah penduduknya 66 juta jiwa memiliki 6.000 akuntan publik. Pasar akuntan publik lokal juga terancam masuknya akuntan asing jika liberalisasi jasa ASEAN diberlakukan pada 2015. Akuntan publik negara-negara tetangga bisa jadi masuk Indonesia.

Artikel Menarik Lainnya:

Perbandingan mini printer kasir impact(dot matrix) dan thermal @ mesin kasir
Mitos Salah Memahami Bisnis Retail@mesin kasir
Perluas Pasar, Gandeng UKM@mesinkasir
Strategi Butik Lokal Hadapi Prinsipal Fashion Branded Dunia

Leave a Comment