Sebenarnya Australia Rugi Besar Akibat Embargo Sapi ke RI

Sikap Australia yang memberhentikan ekspor sapi ke Indonesia selama 6 bulan ke depan malah akan memicu kerugian di pihaknya hingga 60% dari perdagangan hewan ternak tersebut.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan mengakui, dengan adanya kebijakan penghentian ekspor sapi ke Indonesia oleh pemerintah Australia akan mengganggu supali daging sapi ke negeri ini sekitar 10%. “Di kita posisi daging impor Australia kan cuma 10 persen karena penduduk kita kan banyak, kalau kita stop sama sekali, kita kehilangan suplai 10 persen,” ujarnya di Gedung DPR RI, Rabu (15/6).
Kendati demikian, ia menyatakan, dampak tersebut relatif lebih kecil bila dibanding dengan kerugian yang akan dialami negeri kanguru tersebut. Pasalnya, ekspor daging sapi ke Indonesia merupakan ekspor sapi terbesar Australia. “Dia itu kan 60 persen daging sapinya diekspor ke Indonesia kalau ini distop yang rugi Australia sendiri. Sebanyak 60 persen itu keseluruhannya ke Indonesia karena kan dia nggak impor ke New Zealand karena di New Zealand dombanya saja lebih banyak daripada manusianya,” tandasnya.

(Sumber)

Artikel Menarik Lainnya:

Aprindo Minta BPOM melakukan fungsi Pembinaan @ Mesin Kasir
McDonald's Tidak Kuatir Dengan Keberadaan ToniJack's
Review Perbandingan RFID VS Sistem Barcode Bagi Usaha Ritel
Berkat Mayday, Gaji Karyawan Rp 2,6 Juta Perbulan Bakal Bebas Pajak

Leave a Comment